Sabtu, 23 April 2011

Kumpulan Resep Makanan

Cara Membuat Udang Bakar Bumbu



Bahan:

400 gr udang pancet besar, dibelah jangan sampai putus
1 buah bawang bombay, dipotong bulan sabit
4 butir bawang merah, dicacah
2 siung bawang putih, dicacah
2 bh cabai merah, buang biji, iris halus
2 btg sereh, ambil bagian putihnya, diiris halus
1 buah daun ketumbar, diiris halus
2 lbr daun jeruk, diiris halus
1 ruas lengkuas, memarkan
1 buah tomat hijau, potong tipis-tipis
Masako rasa ayam
1 sdm air jeruk nipis
Lada dan gula pasir secukupnya
Margarin secukupnya
Minyak goreng untuk menumis
Bahan olesan, aduk rata:

Saori saus teriyaki
1 sdt bawang putih halus
1 sdm air jahe
Cara membuat:

1. Panaskan pan, beri margarin, panggang sambil diolesi dengan bahan olesan hingga matang. Angkat, letakkan di atas piring saji.
2. Panaskan minyak, tumis bawang bombay, bawang merah, bawang putih hingga wangi. Masukkan cabai merah, sereh, lengkuas, daun ketumbar, daun jeruk, tomat hijau, masako rasa ayam, dan air jeruk nipis. Aduk rata. Tambahkan gula dan lada bubuk hingga matang.
3. Siramkan tumisan bumbu di atas udang bakar. Sajikan dengan acar mangga.
Sumber: Makanan Istimewa Untuk Kesehatan Dan Kecantikan (Tabloid Wanita Indonesia)

resep Ifu Bihun

 

Bahan:

100 gr bihun kering, goreng
200 gr daging ayam, potong-potong
150 gr udang, kupas, rebus sebentar
5 butir bakso sapi, potong-potong
150 gr kembang kol, potong-potong
100 gr kapri muda, disiangi
100 gr caisim, dipotong-potong
100 gr jamur champignon, dipotong-potong
2 batang daun bawang, dipotong-potong
1 ruas jahe, dicacah
3 siung bawang putih, dicacah
1 buah cabai merah, potong-potong
1 sdt kecap asin
1 sdt kecap ikan
1 st minyak wijen
500 cc kaldu tulang ayam
Lada secukupnya
Masako rasa ayam
Saori saus tiram
Air sagu secukupnya
Minyak goreng secukupnya
1 bh cabai merah untuk taburan
Cara membuat:
1. Panaskan minyak, tumis jahe, bawang putih, dan cabai merah sampai harum, masukkan ayam, bakso, dan udang. Aduk-aduk dan tambahkan kol, kapri, caisim, jamur, daun bawang. Aduk rata dan tuangkan kaldu, tambahkan masako, kecap asin, kecap ikan, saori saus tiram, lada, dan kentalkan dengan air sagu dan minyak wijen. Aduk rata.
2. Setelah mendidih dan matang, angkat dan tuang ke atas gorengan bihun, taburi cabai dan sajikan.
Sumber: Makanan Istimewa Untuk Kesehatan Dan Kecantikan (Tabloid Wanita Indonesia)


Resep Sambal Goreng Daging Printil

 

Bahan:
600 gr daging cincang
50 gr tepung roti
3 buah kaldu sapi padat, haluskan
1 sdt merica halus
Garam secukupnya
2 butir telur, kocok lepas
1 liter air untuk merebus
2 lembar daun salam
1 ruas lengkuas, memarkan
100 gr kentang kecil, rebus
250 ml santan kental, dari 1 butir kelapa
3 sdm minyak untuk menumis
Haluskan:

5 buah cabai merah
3 buah bawang merah
2 siung bawang putih
2 butir kemiri
Cara membuat:
1. Campur daging cincang, tepung roti, 2 buah kaldu padat, garam dan merica bubuk, aduk. Tambahkan telur, aduk rata. Bentuk bulat kecil sebesar bakso.
2. Didihkan air, rebus hingga matang, angkat, tiriskan.
3. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus, daun salam, dan lengkuas hingga harum. Masukkan bola daging dan kentang, tuang santan dan sisa kaldu padat.
4. Masak sampai matang dan bumbu meresap, sambil terus diaduk. Angkat.
Untuk: 5 porsi

# Sebaiknya masak kentang kecil dengan kulitnya, agar kandungan gizinya tidak hilang. Cuci dan sikat kulit kentang sebelum diolah.
Sumber: Makanan Istimewa Untuk Kesehatan Dan Kecantikan (Tabloid Wanita Indonesia)


Membuat Stick Udang Rasa Jeruk Yuk

 

Bahan:
200 gr udang cincang
100 gr tepung panir halus
2 butir kuning telur
Garam secukupnya
1/2 sdt pala halus
1/2 buah bawang bombay, cincang halus
25 ml susu cair
1/2 sdt merica halus
Minyak secukupnya, untuk menggoreng
Pelapis:
100 gr tepung panir kasar
3 butir telur, kocok lepas
Saus:
2 siung bawang putih, memarkan, cincang halus
1 buah cabai merah, buang bijinya, iris halus
300 ml air
3 sdm tepung maizena, larutkan dengan 2 sdm air
1 cm jahe, memarkan
1 sdm kecap ikan
5 sdm gula pasir
1 sdt kulit jeruk lemon, iris halus
4 sdm air jeruk lemon
1/2 sdt minyak wijen
3 sdm minyak, untuk menumis
Cara membuat:

1. Campur semua bahan, kecuali minyak, aduk rata. Ambil 1 sendok makan adonan, bentuk seperti stick. Gulingkan ke telur, lalu tepung panir, ke telur, dan ke tepung panir lagi.
2. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang sampai matang dan kecoklatan. Angkat. Sajikan dengan saus.
Saus:
1. Tumis bawang putih sampai harum. Tambahkan cabai merah dan jahe, tumis layu. Masukkan kecap ikan, gula pasir, dan kulit jeruk. Aduk rata. Tuangkan air jeruk lemon. Didihkan. Masukkan minyak wijen. Aduk.
2. Tambahkan larutan maizena, masak sampai mengental, angkat.
Untuk: 6 buah
Sumber: Makanan Istimewa Untuk Kesehatan Dan Kecantikan (Tabloid Wanita Indonesia)

Resep Membuat Soto Aceh

 

Bahan:
500 gr daging sapi, potong dadu
600 ml air
700 ml santan kental dari 1 butir kelapa
1 batang daun bawang, iris halus
2 batang seledri, iris halus
3 sdm bawang goreng
3 sdm minyak untuk menumis
Bumbu yang dihaluskan:
7 siung bawang merah
5 siung bawang putih
1 sdt merica
1 sdm ketumbar sangrai
3 cm jahe
5 butir kemiri
1 sdm garam
Bumbu lainnya:
1 batang serai, memarkan
2 lembar daun salam
2 buah tomat, belah enam
1 buah jeruk nipis, peras airnya
Cara membuat:
1. Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum. Tambahkan serai dan daun salam, tumis hingga bumbu matang.
2. Masukkan daging sapi, aduk hingga berubah warna. Tuangkan air, masak hingga daging setengah matang.
3. Tambahkan santan kental, masak hingga daging empuk.
4. Masukkan tomat dan air jeruk nipis. Aduk sebentar, lalu angkat.
5. Sajikan soto Aceh dengan taburan daun bawang, seledri, dan bawang goreng.

Selamat mencoba :)

Sumber: Soto Nusantara (Tim Dapur DeMedia)

Resep Tahu Gimbal

 

Bahan:
2 buah tahu putih yang besar, goreng, potong-potong
100 gr daun kol, iris halus
100 gr tauge, seduh air panas, tiriskan
Minyak secukupnya untuk menggoreng
Gimbal udang:
225 gr udang kecil, buang kepalanya
200 ml air
150 gr tepung terigu
150 gr tauge, bersihkan
2 batang daun bawang, iris halus
2 siung bawang putih, parut
1 buah kaldu padat rasa ayam, haluskan
1 batang seledri, iris halus
Taburan:
2 sdm bawang merah goreng
1 sdm kucai, iris halus
Saus kacang:
150 ml air masak
4 sdm kecap manis
Haluskan:
100 gr kacang tanah goreng
8 buah cabai rawit
2 sdt gula pasir
1 siung bawang putih
1 sdt garam
Cara membuat gimbal udang:
1. Campur dan aduk semua bahan sampai rata. Goreng 1 sdm adonan sampai matang. Angkat, tiriskan.
2. Potong-potong, sisihkan.
Saus kacang:
1. Aduk air, kecap, dan bumbu halus hingga rata.
2. Taruh tahu, gimbal, kol, dan tauge.
3. Siram sausnya dan beri bahan taburan.
Untuk: 4 porsi
Sumber: Makanan Istimewa Untuk Kesehatan Dan Kecantikan (Tabloid Wanita Indonesia)


Membuat Roti Goreng Cokelat Lezat

 

Bahan roti:
300 gr tepung terigu protein tinggi
100 gr tepung terigu protein sedang
15 gr susu bubuk
35 gr gula pasir
6 gr (1 1/2 sdt) ragi instan
1/2 sdt baking powder
1 butir telur
1 kuning telur
215 ml air es
35 gr minyak goreng
1 sdt garam
Bahan isi:
25 gr margarin
50 ml krim kental
200 gr dark cooking
Chocolate, potong-potong
Bahan pelapis:
500 ml air
75 gr tepung panir kasar, untuk pelapis
Cara membuat:
1. Isi, panaskan krim kental dan margarin. Masukkan potongan dark chocolate. Aduk sampai cokelat larut. Dinginkan dalam lemari es.
2. Kulit, campur tepung terigu, susu bubuk, gula pasir, ragi instan, dan baking powder. Aduk rata.
3. Masukkan telur dan air es sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis. Tambahkan margarin dan garam. Uleni sampai elastis. Diamkan 30 menit.
4. Kempiskan adonan. Timbang masing-masing 15 gr. Bentuk bulat. Diamkan 10 menit.
5. Pipihkan. Sendokkan isi. Bentuk bulat pipih. Letakkan di loyang yang ditabur tipis tepung terigu. Diamkan 30 menit sampai mengembang.
6. Celup air. Gulingkan di tepung panir. Lakukan sampai semua adonan habis.
7. Goreng di dalam minyak yang dipanaskan di atas api sedang.
Untuk 48 buah.


Membuat Ayam Goreng Ala Jepang

 

Bahan:
600 gr fillet ayam, potong memanjang 8 x 2 cm
2 sdm kecap asin
1 sdt merica halus
Garam secukupnya
2 cm jahe, parut halus
3 siung bawang putih, cincang halus
2 butir telur, kocok
200 gr tepung panir
Selada kol aduk rata:
225 gr kol, iris halus
5 sdm saus thousand island
Acar lobak, aduk rata:

150 gr lobak, serut kasar
150 gr wortel, serut kasar
5 sdm gula pasir
2 sdt cuka
1 sdt garam
Cara membuat:

1. Lumuri ayam dengan kecap asin, merica halus, garam, jahe, dan bawang putih. Sisihkan dalam lemari pendingin selama 1 jam.
2. Tiriskan ayam, celupkan ke dalam telur kocok. Lalu lumuri dengan tepung panir sampai rata. Ulangi sekali lagi.
3. Goreng ayam dalam minyak banyak hingga matang dan kecoklatan. Angkat, tiriskan. Sajikan bersama selada kol dan acar lobak.
Untuk: 5 porsi

# Thousand island dapat dibuat sendiri dengan mencampurkan saus mayonais, saus tomat, cincangan putih telur dan peterseli.
Sumber: Makanan Istimewa Untuk Kesehatan Dan Kecantikan (Tabloid Wanita Indonesia)

 


 


 


 


 


 


 

Kamis, 03 Februari 2011

Music..

All about drum

drum_set
Drum sebenarnya bermacam-macam. Ada Snare, Tom-tom, bass, conga, tymbal, mondo, bedug, tabla…..dll. Mereka sebenarnya adalah drum, karena memainkannya dengan cara dipukul. Tetapi yang kita bahas adalah DRUMSET, yang bisa dibilang bentuk drum paling modern. Drumset itu sendiri sebenarnya terdiri atas 3 drum, yaitu Snare, Tom-tom dan Bass drum. Untuk Tom-tom masih dapat dibagi dua lagi, yaitu : Mounted tom dan floor tom-tom (tergantung dari peletakan dan diameter saja). Dari ke tiga unsur tersebut masih ada beberapa unsur penting lagi, yaitu cymbal, hardware, (pedal, hihat stand, cymbal stand, snare stand, tom holder/tom stand) dan drumhead.

Tom-tom
Tom-tom terdiri atas berbagai macam ukuran baik dalam kedalamannya dan diameternya. Ukuran suatu drum biasanya ditulis 12×10 yang maksudnya adalah kedalamannya 12 inchi dan diamternya 10 inchi. Diameter tom-tom bervariasi, biasanya tom-tom paling kecil berdiameter 6”, dan berlnjut ke 8”, 10”, 12”, 13”, 14”, 15”, 16”, 18” dan 20”. Ukuran tom-tom 14” keatas dapat digolongkan sebagai floor tom-tom, tetapi tergantung dari peletekannya juga. Tom-tom menggunakan 2 drumhead, atas bawah, kecuali pada tahun 70-an dimana tom-tom dan bass drum hanya menggunakan 1 drumhead saja, dan suaranya jelek sekali. Badan tom-tom atau yang biasa disebut dengan shell terbuat dari kayu. Untuk drum kelas pemula biasanya menggunakan kayu Mohogany dan untuk kelas professional biasanya menggunakan kayu Birch dan Maple. Kayu Birch dan Maple lebih mahal karena  menghasilkan suara atau tone yang bulat dan jernih. Kayu pada tom-tom biasanya mempunyai ketebalan dari 4 sampai  10mm. semakin tipis kayu maka suara yang dihasilkna semakin kaya dan sensitive. Sedangkan semakin tebal kayu suara yang dihasilkan semakin keras, tetapi suaranya tidak terlalu kaya dan kurang sensitive.
bass_drum
bass_drum
Bass drum tidak terlalu berbeda dengan tom-tom, hanya bass drum mempunyai diameter yang lebih besar, 16”, 18”, 20”, 22”, 24”, dan bahkan 26” atau lebih. Dan bass drum dipukul dengan menggunakan pedal dan ditaruh dibawah. Tetapi suara bass drum tidak seperti tom-tom yang bersuara “dung……” tetapi cenderung bersuara “dug……” (lebih mati suaranya). Kayu bass drum cenderung lebih tebal untuk menghasilkan suara yang lebih keras dan untuk ketahanan drum itu sendiri.
snare drum
snare drum
Snare Drum adalah drum yang paling berbeda diantara lainnya (dari bentuk dan suaranya). Dan snare drum merupakan unsur utama dari drumset (yang paling sering dipukul). Drum ini biasanya berukuran 10” sampai 15”, tetapi yang paling biasa digunakan adalah ukuran 14”. Yang membuat perbedaan pada snare drum yaitu pada bagian bawah drum tersebut. Dibawahnya menggunakan kawat-kawat yang berbentuk spiral atau yang sebenarnya dinamakan Snare Wire/Strainer. Benda itulah yang membuat perbedaan pada snare drum. Jika kamu memukul head atasnya maka snare wire dibawah segera merespon, dengan cara “memukul” kembali head bawah dan menghasilkan suara yang tajam. Maka dari itu, sebenarnya “nyawa” dari snare drum terletak pada snare wirenya. Jika snire wirenya dilepas maka suara yang dihasilkan hampir sama dengan tom-tom.


cymbal
cymbal

Cymbal, lagi-lagi merupakan “nyawa’ bagi drumset, kerena hampir tidak mungkin bermain drum tanpa cymbal (ibarat seperti makan nasi tanpa nasi, nggak makan dounk…..). Cymbal terdiri atas 4 jenis, yaitu :
1.    Hihat cymbal
“Jantungnya” cymbal dan drum. Berguna untuk menjaga waktu/tempo. Terdiri atas sepasang cymbal. Berukuran 8” sampai 15”. Ukuran standar 14”.
2.    Ride cymbal
Sama fungsinya dengan hihat tetapi dengan bentuk dan suara yang berbeda. Hanya terdiri dari satu cymbal tetapi  berukuran besar 18” sampai 22”. Ukuran standar 20”.
3.    Crash cymbal
Berguna untuk memberi phrase/nada pada suatu lagu. Berukuran 13” sampai 22” tergantung dari selera pemain.
4.    Efek cymbal
Efek cymbal terdiri atas Splash, bell, china dan swiss. Berguna untuk memberi “warna” khusus pada suatu lagu. Splash dan bell biasanya berukuran 6” sampai 12” dan untuk china dan swiss biasanya berukuran 16” sampai 22”.
Hardware terdiri atas berbagai macam bentuk dan fungsi :
pedal
pedal
1.    Pedal
Berguna untuk memukul bass drum, juga tersedia double pedal, yaitu pedal yang menggunakan 2 pedal dan 2 pemukul atau beatter untuk mendapatkan suara yang lebih pada bass drum.
2.    Hihat Stand
Untuk  menempatkan hihat cymbal yang terdiri atas 2 buah cymbal sehingga kamu dapat membuka dan menutup kedua cymbal itu dengan kaki kiri kamu.
3.    Cymbal stand
Untuk menempatkan segala macam jenis cymbal kecuali hihat.
4.    Snare Stand
Untuk menempatkan snare drum dan kamu dapat merubah posisinya sesuka kamu.
5.    Tom holder/ tom stand.
Berguna untuk memasang tom-tom
Drumhead mempunyai 3 ukuran, type, fungsi dan ketebalan yang berbeda. Drumhead terdiri atas 3 bagian, pertama Batter Head, yaitu drumhead yang dirancang khusus untuk dipukul. Kedua, Resonant hanya ditaruh pada bagian bawah tom-tom dan bagian depan bass drum. Head ini tidak untuk dipukul, head ini berguna untuk memberi “hidup” pada tom-tom dan bass drum. Dan terakhir adalah Snare Side, khusus hanya untuk ditaruh dibagian bawah snare untuk mendapatkan suara snare wirenya. Snare side merupakan head yang paling tipis. Ingat, tidak untk dipukul.

Rabu, 19 Januari 2011

Jaman Batu Menurut Arkeologi

Paleolitik

Paleolitik (Bahasa Inggris: Paleolithic atau Palaeolithic, Yunani:παλαιός (palaios) — purba dan λίθος (lithos) — batu) adalah zaman yang bermula kira-kira 50.000 hingga 100.000 tahun yang lalu. Periode zaman ini adalah antara tahun 50.000 SM - 10.000 SM.
Pada zaman ini, manusia Peking dan manusia Jawa telah ada. Di Afrika, Eropa dan Asia, manusia Neanderthal telah hidup pada awal tahun 50.000 SM, manakala pada tahun 20 000 SM, manusia Cro-magnon sudah menguasai kebudayaan di Afrika Utara dan Eropah.
Pada zaman ini, manusia hidup secara nomaden atau berpindah-randah dalam kumpulan kecil untuk mencari makanan. Mereka memburu binatang, menangkap ikan dan mengambil hasil hutan sebagai makanan. Mereka tidak bercocok tanam. Mereka menggunakan batu, kayu dan tulang binatang untuk membuat peralatan memburu. Alat-alat ini juga digunakan untuk mempertahankan diri daripada musuh. Mereka membuat pakaian dari kulit binatang. Selain itu, mereka juga pandai menggunakan api untuk memasak, memanaskan badan dan menakutkan binatang.


Mesolitikum

 

Mesolitikum (Bahasa Yunani: mesos "tengah", lithos batu) atau "Zaman Batu Pertengahan" adalah suatu periode dalam perkembangan teknologi manusia, antara Paleolitik atau Zaman Batu Tua dan Neolitik atau Zaman Batu Muda.[1]
Istilah ini diperkenalkan oleh John Lubbock dalam makalahnya "Jaman Prasejarah" (bahasa Inggris: Pre-historic Times) yang diterbitkan pada tahun 1865. Namun istilah ini tidak terlalu sering digunakan sampai V. Gordon Childe mempopulerkannya dalam bukunya The Dawn of Europe (1947).[1]

Zaman mesolitikum di Indonesia

Pada zaman mesolitikum di Indonesia, manusia hidup tidak jauh berbeda dengan zaman paleolitikum, yaitu dengan berburu dan menangkap ikan, namun manusia pada masa itu juga mulai mempunyai tempat tinggal agak tetap dan bercocok tanam secara sederhana.[2] Tempat tinggal yang mereka pilih umumnya berlokasi di tepi pantai (kjokkenmoddinger) dan goa-goa (abris sous roche) sehingga di lokasi-lokasi tersebut banyak ditemukan berkas-berkas kebudayaan manusia pada zaman itu.[2]

Kjokkenmoddinger

Kjokkenmoddinger adalah sampah dapur dari zaman mesolitikum yang ditemukan di sepanjang pantai timur Pulau Sumatera.[3] Hal ini diteliti oleh Dr. P. V. van Stein Callenfels pada tahun 1925 dan menurut penelitian yang dilakukannya, kehidupan manusia pada saat itu bergantung dari hasil menangkap siput dan kerang karena ditemukan sampah kedua hewan tersebut setinggi 7 meter.[3] Sampah dengan ketinggian tersebut kemungkinan telah mengalami proses pembentukan cukup lama, yaitu mencapai ratusan bahkan ribuan tahun.[3] Di antara tumpukan sampah tersebut juga ditemukan batu penggiling beserta landasannya (pipisan) yang digunakan untuk menghaluskan cat merah.[3] Cat tersebut diperkirakan digunakan dalam acara keagamaan atau ilmu sihir.[3] Di tempat itu juga ditemukan banyak benda-benda kebudayaan seperti kapak genggam yang disebut pebble atau kapak genggam Sumatera (Sumeteralith) sesuai dengan tempat penemuannya. Kapak tersebut terbuat dari batu kali yang dibelah dua dan teksturnya masih kasar.[3] Kapak lain yang ditemukan pada zaman ini adalah bache courte (kapak pendek) yang berbentuk setengah lingkaran seperti kapak genggam atau chopper.[3] Berdasaran pecahan tengkorak dan gigi yang ditemukan pada Kjokkenmoddinger, diperkirakan bahwa manusia yang hidup pada zaman mesolitikum adalah bangsa Papua Melanesoide.(nenek moyang suku Irian dan Melanesoid)[3]

Abris Sous Roche

Salah satu peninggalan zaman mesolitik berupa Abris sous roche.
Abris sous roche adalah goa menyerupai ceruk batu karang yang digunakan manusia sebagai tempat tinggal.[3] Penelitian mengenai kebudayaan Abris sous roche ini juga dilakukan oleh van Stein Callenfels pada tahun 1928-1931 di Goa Lawu dekat Sampung, Ponorogo (Madiun).[4] Alat-alat yang ditemukan lebih banyak terbuat dari tulang sehingga disebut sebagai Sampung Bone Culture.[4] Di daerah Besuki (Jawa Timur), van Heekeren juga menemukan kapak Sumatera dan kapak pendek. Abris sous roche juga ditemukan pada daerah Timor dan Rote oleh Alfred Buhler yang menemukan flakes culture dari kalsedon bertangkai dan hal ini diduga merupakan peninggalan bangsa Papua Melanesoide.[5]. Hasil kebudayaan Abris sous roche juga ditemukan di Lamancong (Sulawesi Selatan) yang biasa disebut kebudayaan Toala[3]. Kebudayaan Toala ditemukan pada suatu goa yang disebut Goa Leang PattaE dan inti dari kebudayaan ini adalah flakes dan pebble[3]. Selain Toala, para ahli juga menemukan kebudayaan Bacson-Hoabinh dan Bandung di Indonesia. Bacson-Hoabinh diperkirakan merupakan pusat budaya prasejarah Indonesia dan terdiri dari dua macam kebudayaan, yaitu kebudayaa pebble (alat-alat tulang yang datang dari jalan barat) dan kebudayaan flakes (datang melalui jalan timur)[3]. Sementara itu, penelitian kebudayaan Bandung dilakukan oleh van Koenigswald di daerah Padalarang, Bandung Utara, Cicalengka, BanjarabSoreang, dan sebelah barat Cililin. Kebudayaan yang ditemukan berupa flakes yang disebut microlith (batu kecil), pecahan tembikar, dan benda-benda perunggu[3].

Galeri

Berikut ini gambar-gambar peninggalan dari zaman Mesolitikum yang ditemukan pada situs pemakaman di Théviec, Saint-Pierre-Quiberon, Bretagne, Perancis. Koleksi Muséum de Toulouse.

 

Neolitik

Neolitik adalah fase atau tingkat kebudayaan pada zaman prasejarah yang mempunyai ciri-ciri berupa unsur kebudayaan, seperti peralatan dari batu yang diasah, pertanian menetap, peternakan, dan pembuatan tembikar. 

 

Megalit


Megalit di sebuah desa di kecamatan Gunung Megang, Muara Enim, Sumatera Selatan (1931).
Patung megalitik di Pematang Panggang, Ogan Komering Ilir (foto diambil di masa Hindia Belanda).
Tugu Megalit, Mane Braz, Brittany
Megalit adalah batu besar yang digunakan untuk membangun struktur atau monumen. Megalitik adalah struktur yang dibuat oleh batu besar.
Megalit berasal dari kata dalam bahasa Yunani μέγας megas berarti besar, dan λίθος lithos berarti batu.
Kebudayaan Megalitikum bukanlah suatu zaman yang berkembang tersendiri, melainkan suatu hasil budaya yang timbul pada zaman Neolitikum dan berkembang pesat pada zaman logam. Setiap bangunan yang diciptakan oleh masyarakat tentu memiliki fungsi.
Contohnya hasil kebudayaan zaman megalitikum: kapak persegi, kapak lonjong, Menhir , Dolmen, Kubur batu, Waruga, Sarkofagus, Punden Berundak

Stonehenge

Stonehenge merupakan sebuah monumen batu peninggalan manusia purba pada zaman Megalitikum yang terletak di Salisbury Plain, Propinsi Wilshire, Inggris. Stonehenge sendiri terdiri dari tiga puluh batu tegak (sarsens) dengan ukuran yang sangat besar (masing-masing batu pada mulanya seragam tingginya,yaitu 10 meter dengan masing-masing batu mempunyai berat 26 ton),semua batu tegak tsb disusun dengan bentuk tegak melingkar.
Di dalam 30 lingkaran batu besar tadi, juga masih terdapat sekitar 30 batu dengan ukuran yang lebih kecil yang dinamakan Lintels, yang disusun dengan bentuk melingkar juga.Tapi sayang, pada saat ini kebanyakan batu-batu tegak tadi telah terkikis dan jatuh.

Budaya megalitik di Indonesia

Di Indonesia, beberapa etnik masih memiliki unsur-unsur megalitik yang dipertahankan hingga sekarang.

Pasemah

Pasemah merupakan wilayah dari Propinsi Sumatera Selatan, berada di kaki Gunung Dempo. Tinggalan-tinggalan megalitik di wilayah ini tersebar sebanyak 19 situs, berdasarkan penelitian yang di lakukan oleh Budi Wiyana (1996), dari Balai Arkeologi Palembang. Tinggalan megalitik Pasemah muncul dalam bentuk yang begitu unik, patung-patung dipahat dengan begitu dinamis dan monumental, yang mencirikan kebebasan sang seniman dalam memahat sehingga tinggalan [megalitik pasemah], disebut oleh ahli arkeologi sebagai Budaya Megalitik Pasemah.

Nias

Rangkaian kegiatan mendirikan batu besar (dolmen) untuk memperingati kematian seorang penting di Nias (awal abad ke-20).
Etnik Nias masih menerapkan beberapa elemen megalitik dalam kehidupannya. Lompat batu dan kubur batu masih memperlihatkan elemen-elemen megalitik. Demikian pula ditemukan batu besar sebagai tempat untuk memecahkan perselisihan.

Sumba

Etnik Sumba di Nusa Tenggara Timur juga masih kental menerapkan beberapa elemen megalitik dalam kegiatan sehari-hari. Kubur batu masih ditemukan di sejumlah perkampungan. Meja batu juga dipakai sebagai tempat pertemuan adat.


                                 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Zaman Batu, sekarang sudah bukan zaman itu lagi. Karena sekarang sudah zaman modern. Zaman yang serba maju. Di masa sekarang tentu kita mempelajari masa lalu, termasuk untuk sejarah kita mempelajari tentang zaman batu seperti zaman Paleolitikum, Mesolitikum, Neolitikum, dan Megalitikum.

Oke, sekarang mari kita sama-sama mempelajarinya dengan membaca kutipan di bawah ini. Zaman Batu terjadi sebelum logam dikenal dan alat-alat kebudayaan terutama dibuat dari batu di samping kayu dan tulang. Zaman batu ini seperti yang tadi saya katakan dapat dibagi lagi atas:
  1. Zaman Paleolitikum
  2. Zaman Mesolitikum
  3. Zaman Neolitikum
  4. Zaman Megalitikum
Dan sekarang saya akan membahas lebih lanjut tentang Zaman Paleolitikum (Zaman Batu Tua). Zaman batu tua (Paleolitikum) disebut demikian sebab alat-alat batu buatan manusia masih dikerjakan secara kasar, tidak diasah atau dipolis. Apabila dilihat dari sudut mata pencariannya periode ini disebut masa berburu dan meramu makanan tingkat sederhana. Pendukung kebudayaan ini adalah Homo Erectus yang terdiri. Zaman batu tua bisa disebut paleozoikum. Paleozoikum atau sering pula disebut sebagai zaman primer atau zaman hidup tua berlangsung selama 340 juta tahun. Makhluk hidup yang muncul pada zaman ini seperti mikro organisme, ikan, amphibi, reptil dan binatang yang tidak bertulang punggung. Pada zaman ini alat-alat terbuat dari batu yang masih kasar dan belum dihaluskan. Contoh alat-alat tersebut adalah:
  • Kapak Genggam, banyak ditemukan di daerah Pacitan. Alat ini biasanya disebut “Chopper” (alat penetak/pemotong)
  • Alat-alat dari tulang binatang atau tanduk rusa: alat penusuk (belati), ujung tombak bergerigi
  • Flakes, yaitu alat-alat kecil yang terbuat dari batu Chalcedon,yang dapat digunakan untuk mengupas makanan.
Alat-alat dari tulang dan Flakes, termasuk hasil kebudayaan Ngandong. Kegunaan alat-alat ini pada umumnya untuk berburu, menangkap ikan, mengumpulkan ubi dan buah-buahan. Berdasarkan daerah penemuannya maka alat-alat kebudayaan Paleolithikum tersebut dapat dikelompokan menjadi :
  • Kebudayaan Pacitan
  • Kebudayaan Ngandong
Manusia pendukung kebudayaan
Pacitan: Pithecanthropus
Ngandong: Homo Wajakensis dan Homo soloensis.
Ciri-ciri Zaman Paleolitikum adalah:
  1. Jenis Manusia
  2. Berdasarkan penemuan fosil manusia purba, jenis manusia purba hidup pada zaman Paleolitikum adalah Pithecanthropus Erectus, Homo Wajakensis, Meganthropus paleojavanicus, dan Homo Soliensis. Fosil ini ditemukan di aliran sungai Bengawan Solo.
  3. Kebudayaan
    • Kebudayaan Pacitan
    • Pada tahun 1935, von Koenigswald menemukan alat batu dan kapak genggam di daerah Pacitan.Kapak genggam itu berbentuk kapak,tetapi tidak bertangkai. Kapak ini masih dikerjakan dengan sangat kasar dan belum dihaluskan. Para ahli menyebutkan bahwa kapak itu adalah kapak penetak.Selain di Pacitan alat-alat banyak ditemukan di Progo dan Gombong (Jawa Tengah), Sukabumi (Jawa Barat), dan Lahat (Sumatera Utara)
    • Kebudayaan Ngandong
    • Para ahli berhasil menemukan alat-alat dari tulang,kapak genggam, alat penusuk dari tanduk rusa dan ujung tombak bergigi di daerah Ngandong dan Sidoarjo. Selain itu di dekat Sangiran ditemukan alat sangat kecil dari betuan yang amat indah. Alat ini dinamakan Serbih Pilah, dan banyak ditemukan di Cabbenge (Sulawesi Selatan) yang terbuat dari batu-batu indah seperti kalsedon. Kebudayaan Ngandong juga didukung oleh penemuan lukisan pada dinding goa seperti lukisan tapak tangan berwarna merah dan babi hutan ditemukan di Goa Leang PattaE (Sulawesi Selatan).

Peninggalan Zaman Mesolitikum

Peninggalan zaman mesolitikum atau Zaman batu tengah (mesolitikum)Pada Zaman batu tengah ini, alat-alat batu zaman ini sebagian sudah dihaluskan terutama bagian yang dipergunakan. Tembikar juga sudah dikenal. Periode ini juga disebut masa berburu dan meramu makanan tingkat lanjut. Pendukung kebudayaan ini adalah homo sapiens (manusia sekarang), yaitu ras Austromelanosoide (mayoritas) dan Mongoloide (minoritas).

Mesolitikum (Bahasa Yunani: mesos "tengah", lithos batu) atau "Zaman Batu Pertengahan" adalah suatu periode dalam perkembangan teknologi manusia, antara Paleolitik atau Zaman Batu Tua dan Neolitik atau Zaman Batu Muda. Istilah ini diperkenalkan oleh John Lubbock dalam makalahnya "Jaman Prasejarah" (bahasa Inggris: Pre-historic Times) yang diterbitkan pada tahun 1865. Namun istilah ini tidak terlalu sering digunakan sampai V. Gordon Childe mempopulerkannya dalam bukunya The Dawn of Europe (1947)

Alat-alat yang digunakan di Zaman mesolitikum
Kjokkenmoddinger adalah sampah dapur dari zaman mesolitikum yang ditemukan di sepanjang pantai timur Pulau Sumatera. Hal ini diteliti oleh Dr. P. V. van Stein Callenfels pada tahun 1925 dan menurut penelitian yang dilakukannya, kehidupan manusia pada saat itu bergantung dari hasil menangkap siput dan kerang karena ditemukan sampah kedua hewan tersebut setinggi 7 meter. Sampah dengan ketinggian tersebut kemungkinan telah mengalami proses pembentukan cukup lama, yaitu mencapai ratusan bahkan ribuan tahun.

Di antara tumpukan sampah tersebut juga ditemukan batu penggiling beserta landasannya (pipisan) yang digunakan untuk menghaluskan cat merah. Cat tersebut diperkirakan digunakan dalam acara keagamaan atau ilmu sihir. Di tempat itu juga ditemukan banyak benda-benda kebudayaan seperti kapak genggam yang disebut pebble atau kapak genggam Sumatera (Sumeteralith) sesuai dengan tempat penemuannya. Kapak tersebut terbuat dari batu kali yang dibelah dua dan teksturnya masih kasar. Kapak lain yang ditemukan pada zaman ini adalah bache courte (kapak pendek) yang berbentuk setengah lingkaran seperti kapak genggam atau chopper. Berdasaran pecahan tengkorak dan gigi yang ditemukan pada Kjokkenmoddinger, diperkirakan bahwa manusia yang hidup pada zaman mesolitikum adalah bangsa Papua Melanesoide.(nenek moyang suku Irian dan Melanesoid)

Pada zaman mesolitikum di Indonesia, manusia hidup tidak jauh berbeda dengan zaman paleolitikum, yaitu dengan berburu dan menangkap ikan, namun manusia pada masa itu juga mulai mempunyai tempat tinggal agak tetap dan bercocok tanam secara sederhana. Tempat tinggal yang mereka pilih umumnya berlokasi di tepi pantai (kjokkenmoddinger) dan goa-goa (abris sous roche) sehingga di lokasi-lokasi tersebut banyak ditemukan berkas-berkas kebudayaan manusia pada zaman itu.



     

    Minggu, 19 Desember 2010

    10 Keahlian yang Membuat Perempuan Terkesan

    Berbagai survei menyatakan beberapa keahlian yang dibutuhkan agar wanita tertarik pada pria. Hasil survei tersebut bisa menyebalkan karena mengandung kontradiksi yang membingungkan; beberapa wanita akan menekankan pentingnya emosional, kekanak-kanakan laki-laki, sementara yang lain akan bersikeras bahwa yang menarik bagi seorang pria adalah menjadi mandiri dan angkuh. Mereka akan menjawab dengan jawaban yang sama sekali berlawanan.

    Namun, hal ini tidak terlalu sulit untuk dimengerti karena sebenarnya perempuan memiliki minat spektrum maskulinitas yang cukup lebar, juga berbeda bagi setiap wanita. Tapi pasti ada beberapa pilihan aman, yaitu keterampilan yang menunjukkan bahwa Anda seorang pria yang kompleks dan menyeluruh.

    Beberapa keahlian tidak memerlukan upaya yang berat, sementara yang lain cukup sulit, tapi tak ada salahnya untuk mencoba.

    1. Berbicara bahasa asing
    Kesulitan: 8 / 10
    Tentu saja keterampilan yang paling sulit dalam daftar ini. Berbicara dalam bahasa asing adalah tanda salah satu dari dedikasi Anda telah meluangkan waktu dan usaha untuk belajar dan perempuan akan tertarik terutama jika Anda tidak terlalu memamerkan kemampuan dan hanya memperlihatkannya pada saat yang tepat. Jelas Anda tidak akan dapat belajar dalam satu malam, namun sumber belajarnya tak terbatas.

    2. Memainkan alat musik
    Kesulitan: 7 / 10
    Memainkan alat musik dengan baik adalah sebuah keterampilan yang mengesankan. Ini berbicara tentang karakter Anda. Wanita akan menyamakan kemampuan Anda untuk memainkan alat musik dengan sensibilitas puitis.

    3. Memperbaiki mobil
    Kesulitan: 6 / 10
    Belajar memperbaiki mobil mungkin akan tampak menakutkan, tapi untungnya Anda tidak benar-benar perlu tahu banyak. Tujuannya adalah untuk memahami bahwa Anda merawat mobil Anda dengan benar, dan dapat mendiagnosa masalah mobil. Selain itu, tidak mengetahui dasar-dasar perbaikan akan membuat Anda tampak seperti kurang pengetahuan bagi mekanik yang tidak jujur.

    4. Dansa
    Kesulitan: 4 / 10
    Jika ada satu cara untuk menunjukkan bahwa Anda percaya diri, santai dan dapat didekati sekaligus, itu adalah berdansa. Dansa cukup jelas dan pasti tidak ada hal-hal sulit tentang hal itu - Anda menggerakkan tubuh Anda berirama, dan bagaimana Anda melakukan hal itu tidak terlalu penting.

    5. Memasak
    Kesulitan: 3 / 10
    Anda tidak harus mengambil kelas atau mulai berbelanja alat masak mahal, tapi mulai dari yang kecil. Setiap wanita, sedikit terkejut menemukan bahwa seorang pria bisa masak, benar-benar ingin memasak dan tampaknya benar-benar tahu apa yang dia lakukan, jadi mulailah dengan menyempurnakan beberapa resep. Setelah Anda telah menguasai beberapa resep klasik, perluas sesuai keinginan Anda.

    6. Atletis
    Kesulitan: 6 / 10
    Biarpun banyak wanita ingin Anda untuk memiliki sisi sensitif, emosional, mereka masih ingin Anda menjadi seorang pria. Bermain olahraga yang sulit dan menuntut fisik adalah memberi kesan maskulin. Membual tentang permainan golf mungkin mengesankan rekan kerja Anda, tetapi tidak memiliki cukup dampak untuk perempuan seperti tinju, sepak bola atau olahraga intensitas tinggi lainnya.

    7. Keterampilan pertukangan
    Kesulitan: 4 / 10
    Ini berkategori luas meliputi segala sesuatu yang diharapkan dilakukan seorang pria dalam merawat rumah dan melakukan perbaikan dasar. Keterampilan ini tidak serumit memperbaiki mobil, dan sebagian besar dapat dilakukan asal memiliki alat yang tepat dan bersedia mengotori tangan anda.

    8. Keterampilan di Ranjang
    Kesulitan: 6 / 10
    Seks adalah penting, karena perempuan menghadapinya dengan emosional dan sangat tinggi relevansinya sebagai indikator tentang bagaimana perasaan Anda tentang mereka.

    9. Gaya dan perawatan
    Kesulitan: 2 / 10
    Setiap orang memiliki gaya pribadinya, tapi ada garis tegas antara kecerobohan dan tampak jorok. Tidak ada yang sulit atau memakan waktu untuk berdandan yang baik, tapi perempuan sering mengeluh bahwa pria sama sekali tidak mau repot-repot mengurus penampilan mereka, dan satu-satunya alasan adalah kemalasan.

    10. Percakapan
    Kesulitan: 6 / 10
    Ini sebuah keterampilan dan memerlukan beberapa latihan. Mendengarkan dan benar-benar memberi perhatian, menjadi jauh lebih penting. Anda ingin tampil percaya diri dan empati, yang merupakan tindakan penyeimbangan. Mampu menjelaskan dan mengekspresikan diri, dapat menutupi kekurangan salah satu keterampilan lainnya, yang membuat hal ini menjadi begitu penting.

    Sabtu, 18 Desember 2010

    BoyScout

    Dasa Dharma & Tri Satya

    Tri Satya

    Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
    1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjalankan pancasila.
    2.  Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat
    3.  Menepati Dasa Dharna 


    Dasa Dharma

    Pramuka itu :

    1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
    2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
    3. Patriot yang sopan dan kesatria
    4. Patuh dan suka bermusyawarah
    5. Rela Menolong dan tabah
    6. Rajin, terampil dan gembira
    7. Hemat, cermat, dan bersahaja
    8. Disiplin Berani dan setia
    9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya
    10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

    Dapat memberi salam Pramuka dan tahu maksud penggunaannya :

    Sikap :

    Bersikap sempurna, tangan kanan pada pelipis kanan, jari rapat. (sikap menghormat).

    Salam Pramuka diberikan kepada :
    a. Sesama Pramuka, sebagai perwujudan persaudaraan.
    b. Bendera Merah Putih, sebagai kedaulatan negara.
    c. Kepala negara, sebagai kepala pemerintahan.
    d. Lagu Indonesia Raya, sebagai lagu kebangsaan.
    e. Pejabat pemerintah, sebagai pemegang pemerintahan.
    f. Jenazah Pahlawan, sebagai perwujudan rasa duka cita dan perjalanan suci.
    g. Ucapan janji Tri Satya dan Dwi Satya, sebagai ikatan persaudaraan
    h. Panji-panji Pramuka, sebagai kesetiaan, kepada organisasi.
    i. Guru, orang tua, dan pembina, sebagai rasa hormat atas pengabdian dan pengalamannya.

    Salam Pramuka dilaksanakan dengan sikap :
    a. Rajin (menurut aturannya).
    b. Tertib (pada tempat yang layak).
    c. Sempurna (tidak canggung).
    d. Sopan (bermuka manis, gembira, dan tersenyum).

    Tahu arti lambang Gerakan Pramuka


    Artinya :

    a. Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan “cikal”, dan istilah “cikal bakal” di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama yang menurunkan generasi baru.

    Jadi, buah nyiur yang tumbuh itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.


    b. Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang

    bagaimanapun juga. Lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniahnya sehat, ulet, kuat, serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia.

    c. Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan keadaan sekelilingnya.
    Jadi, lambang itu mengiaskan, bahwa tiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masyarakat di mana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimanapun juga.

    d. Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon tertinggi di Indonesia.
    Jadi, lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yang mulia dan jujur, dan ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.

    e. Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah.
    Jadi, lambang itu mengiaskan tekad dan kenyakinan seorang Pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat, dan nyata ialah tekad dan kenyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.

    f. Nyiur adalah pohon yang serba guna, dari ujung atas hingga akarnya.
    Jadi, lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa, dan negara Kesatuan Republik Indonesia, serta kepada umat manusia.

    Tahu cara menggunakan bendera kebangsaan Indonesia, tahu sejarahnya dan tahu arti kiasan warna-warnanya :

    a. Cara menggunakan bendera kebangsaan :

    1) Pada hari-hari besar nasional, atau perayaan lain yang menggembirakan nusa dan bangsa, dipasang di ujung tiang.
    2) Pada hari-hari berkabung Nasional, dipasang setengah tiang.
    3) Jika bendera kebangsaan dikibarkan pada tiang,maka besar serta tinggi tiang itu sedapat-dapatnya seimbang dengan besarnya bendera itu.
    4) Jika dipasang pada dinding, harus dipasang membujur merata.
    5) Jika dipasang bersama-sama dengan bendera lain (bendera negara asing, bendera organisasi), maka bendera kebangsaan dipasang disebelah kanan.
    6) Jika ada dua atau lebih bendera lain, maka bendera kebangsaan harus dipasang di tengah.
    7) Pada waktu dikibarkan atau dibawa, bendera kebangsaan tidak boleh menyinggung tanah, air atau benda-benda lain.

    b. Sejarah bendera kebangsaan :

    1) Tahun 1292 tentara Jayakatwang telah menggunakan warna merah-putih pada waktu menyerang kekuasaan Kertanegara dari Singosari.
    2) Tahun 1350-1389 dalam Pemerintahan Raja Hayamwuruk, pada waktu diadakan upacara hari kebesaran dipakai warna merah dan putih.
    3) Tahun 1340-1347 ketika Maharaja Adityawarman di Minangkabau, ada bendera gambar alam Minangkabau, yang berwarna merah-putih-hitam, (merah = warna hulubalang, putih = warna agama, hitam = warna adat Minangkabau).
    4) Di Kraton Solo terdapat pusaka berbentuk bendera Merah Putih peninggalan Kyai Ageng Tarub, putra Raden Wijaya, yang menurunkan raja-raja di Jawa.
    5) Dalam Babat Tanah Jawa (Babat Mentawis) disebutkan bahwa ketika Sultan Agung berperang melawan negara Pati, tentaranya bernaung di bawah bendera Merah Putih “Gula Kelapa”.
    6) Tahun 1922 Perhimpunan Indonesia mengibarkan bendera Merah Putih di negeri Belanda dengan kepala banteng ditengah-tengahnya.
    7) Tahun 1927 di Bandung lahirlah Partai Nasional Indonesia (PNI), yang bertujuan Indonesia Merdeka.PNI mengibarkan bendera Merah Putih kepala banteng.
    Tanggal 28 Oktober 1928 berkibarlah untuk pertama kalinya bendera Merah Putih sebagai bendera kebangsaan yaitu dalam kongres Indonesia Muda di Jakarta. Sejak itu berkibarlah bendera Merah Putih di seluruh kepulauan Indonesia.
    9) Pada Tanggal 17 Agustus 1945, Bung Karno dan Bung Hatta atas nama bangsa Indonesia memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia dan mengibarkan bendera Merah Putih yang pertama kali di bumi Indonesia Merdeka. (Pegangsaan Timur 56, Jakarta).
    10) Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI menetapkan UU ‘45 (Undang-Undang Dasar 1945). Dalam UUD ‘45, bab I, pasal 1, ditetapkan bahwa negara Indonesia ialah negara Kesatuan yang berbentuk Republik.

    Dalam pasal 35 ditetapkan pula bahwa bendera negara Indonesia ialah Sang Merah Putih.

    c. Arti kiasan warna-warnanya :

    Warna merah pada umumnya merupakan lambang keberanian, kewiraan.
    Sedangkan warna putih merupakan lambang kesucian.

    Dapat dengan hapal menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bait pertama di muka Pasukan Penggalang atau dimuka pendengar lain dan tahu sikap yang harus dilakukan, jika lagu kebangsaan diperdengarkan atau dinyanyikan pada suatu upacara.


     (1) Lagu Indonesia Raya (bait pertama) :

    Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku,
    Di sanalah aku berdiri, jadi Pandu Ibuku
    Indonesia, kebangsaanku, bangsa dan tanah airku,
    Marilah kita berseru, Indonesia bersatu,
    Hiduplah tanahku, hiduplah negriku,
    Bangsaku, rajyatku, semuanya,
    Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya,
    Untuk Indonesia Raya.
    Indonesia Raya, merdeka-merdeka, tanahku negeriku yang kucinta,
    Indonesia Raya, merdeka-merdeka, hiduplah Indonesia Raya
    Indonesia Raya, merdeka-merdeka, tanahku negeriku yang kucinta,
    Indonesia Raya, merdeka-merdeka, hiduplah Indonesia Raya


    (2) Sikap yang harus dilakukan :

    Pada waktu lagu kebangsaan diperdengarkan/dinyanyikan pada kesempatan upacara maka orang yang hadir, berdiri tegak di tempat masing-masing dengan sikap sempurna dan dengan khidmat mengikuti lagu tersebut.

    Tahu sejarah lagu kebangsaan Indonesia Raya.

    Sejarah lagu kebangsaan Indonesia Raya

    Lagu kebangsaan Indonesia Raya diciptakan oleh komponis muda Indonesia bernama Wage Rudolf Soepratman, seorang guru dan juga wartawan surat kabar “Kaoem Moeda”

    W.R. Soepratman dilahirkan di Jatinegara, 9 Maret 1903.


    Lagu itu dinyanyikan pertama kali pada masyarakat di dalam Kongres Pemuda Indonesia tanggal 28 Oktober 1928 di gedung Indonesiche Club Jalan Kramat No 106, Jakarta.

    Pada waktu penjajahan lagu Indonesia Raya sering dilarang dan dihalang-halangi oleh pemerintah kolonial.

    Setelah Proklamasi Kemerdekaan lagu Indonesia Raya ditetapkan sebagai lagu kebangsaan.

    Tahu arti lambang Negara Republik Indonesia

    Lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Lambang negara Indonesia berbentuk burung garuda yang kepalanya menoleh lurus ke sebelah kanan, perisai berupa jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda. Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak, yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno.

    Deskripsi dan arti filosofi

    • Garuda Pancasila sendiri adalah lambang berupa burung garuda yang sudah dikenal melalui mitologi kuno yaitu burung yang menyerupai burung elang rajawali. Garuda digunakan sebagai Lambang Negara untuk menggambarkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan negara yang kuat.
    • Perisai adalah tameng yang telah dikenal lama dalam kebudayaan dan peradaban asli Indonesia sebagai bagian senjata yang melambangkan perjuangan dan perlindungan diri untuk mencapai tujuan.
    • Semboyan Bhinneka Tunggal Ika adalah pepatah lama yang pernah dipakai oleh pujangga ternama Mpu Tantular. Kata bhinneka merupakan gabungan dua kata: bhinna dan ika diartikan berbeda-beda tetapi tetap satu dan kata tunggal ika diartikan bahwa di antara pusparagam bangsa Indonesia adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan menggambarkan persatuan dan kesatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
    • Garuda dengan perisai memiliki paruh, sayap, ekor, dan cakar yang mewujudkan lambang tenaga pembangunan.
    • Garuda memiliki sayap yang masing-masing berbulu 17, ekor berbulu 8, pangkal ekor berbulu 19, dan leher berbulu 45 yang merupakan lambang tanggal 17 Agustus 1945 yang merupakan waktu pengumandangan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.
    • Di tengah-tengah perisai terdapat sebuah garis hitam tebal yang melukiskan katulistiwa yang merupakan garis untuk melambangkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara merdeka dan berdaulat yang dilintasi garis katulistiwa.
    • Pada perisai terdapat lima buah ruang yang mewujudkan dasar Pancasila sebagai berikut[1]:
    1. dasar Ketuhanan Yang Maha Esa dilambangkan dengan cahaya di bagian tengah perisai berbentuk bintang yang bersudut lima[2];
    2. dasar Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dilambangkan dengan tali rantai bermata bulatan dan persegi di bagian kiri bawah perisai[3];
    3. dasar Persatuan Indonesia dilambangkan dengan pohon beringin di bagian kiri atas perisai[4];
    4. dasar Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan dilambangkan dengan kepala banteng[5] di bagian kanan atas perisai[6]; dan
    5. dasar Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dilambangkan dengan kapas dan padi di bagian kanan bawah perisai.

    Beberapa aturan


    Patung besar Garuda Pancasila, terpasang di ruang tenang Monas, Jakarta.
    Penggunaan lambang negara diatur dalam UUD 1945 pasal 36A dan UU No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. (LN 2009 Nmr 109, TLN 5035). Sebelumnya lambang negara diatur dalam Konstitusi RIS, UUD Sementara 1950, dan Peraturan Pemerintah No. 43/1958 [7]
    Lambang Negara menggunakan warna pokok yang terdiri atas:
    1. warna merah di bagian kanan atas dan kiri bawah perisai;
    2. warna putih di bagian kiri atas dan kanan bawah perisai;
    3. warna kuning emas untuk seluruh burung Garuda;
    4. warna hitam di tengah-tengah perisai yang berbentuk jantung; dan
    5. warna alam untuk seluruh gambar lambang.
    Lambang Negara wajib digunakan di:
    1. dalam gedung, kantor, atau ruang kelas satuan pendidikan;
    2. luar gedung atau kantor;
    3. lembaran negara, tambahan lembaran negara, berita negara, dan tambahan berita negara;
    4. paspor, ijazah, dan dokumen resmi yang diterbitkan pemerintah;
    5. uang logam dan uang kertas; atau
    6. meterai.
    Dalam hal Lambang Negara ditempatkan bersama-sama dengan Bendera Negara, gambar Presiden dan/atau gambar Wakil Presiden, penggunaannya diatur dengan ketentuan:
    1. Lambang Negara ditempatkan di sebelah kiri dan lebih tinggi daripada Bendera Negara; dan
    2. gambar resmi Presiden dan/atau gambar Wakil Presiden ditempatkan sejajar dan dipasang lebih rendah daripada Lambang Negara.
    Setiap orang dilarang:
    1. mencoret, menulisi, menggambari, atau membuat rusak Lambang Negara dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Lambang Negara;
    2. menggunakan Lambang Negara yang rusak dan tidak sesuai dengan bentuk, warna, dan perbandingan ukuran;
    3. membuat lambang untuk perseorangan, partai politik, perkumpulan, organisasi dan/atau perusahaan yang sama atau menyerupai Lambang Negara; dan
    4. menggunakan Lambang Negara untuk keperluan selain yang diatur dalam Undang-Undang ini.

    Arti dan Sejarah Sumpah Pemuda


    Sejarah Sumpah Pemuda

    Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh indonesia. Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat. Sehingga menghasilkan Sumpah Pemuda.
    Rapat Pertama, Gedung Katholieke Jongenlingen Bond
    Rapat pertama, Sabtu, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Lapangan Banteng. Dalam sambutannya, Soegondo berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. Acara dilanjutkan dengan uraian Moehammad Jamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya, ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.
    Rapat Kedua, Gedung Oost-Java Bioscoop
    Rapat kedua, Minggu, 28 Oktober 1928, di Gedung Oost-Java Bioscoop, membahas masalah pendidikan. Kedua pembicara, Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro, sependapat bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan, harus pula ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Anak juga harus dididik secara demokratis.
    Rapat Ketiga, Gedung Indonesisch Huis Kramat
    Pada sesi berikutnya, Soenario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Sedangkan Ramelan mengemukakan, gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Gerakan kepanduan sejak dini mendidik anak-anak disiplin dan mandiri, hal-hal yang dibutuhkan dalam perjuangan.
    Sebelum kongres ditutup diperdengarkan lagu “Indonesia” karya Wage Rudolf Supratman. Lagu tersebut disambut dengan sangat meriah oleh peserta kongres. Kongres ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Oleh para pemuda yang hadir, rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia, berbunyi :
    PERTAMA.
    KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,
    MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE,
    TANAH INDONESIA.
    KEDOEA
    KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,
    MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE,
    BANGSA INDONESIA.
    KETIGA.
    KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA, MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN,
    BAHASA INDONESIA

     Susunan Pemerintah Republik Indonesia dari pusat sampai daerah

    SUSUNAN PEMERINTAHAN RI
    DARI PUSAT SAMPAI DESA


    I. Susunan Pemerintah Dari pusat Sampai Desa
    A. Pemerintah Pusat
    1. Presiden
    2. Menteri Negara
    B. Pemerintah Daerah
    1. Propinsi
    Gubernur (Penyelenggara Propinsi)
    2. Kabupaten/Kota Madya
    Bupati (penyelenggara Kabupaten/Kota Madya)
    3. Kecamatan
    Camat
    4. Desa
    Kepala Desa
    II. Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia
    A. DPR
    1. Kewajiba-kewajiban DPR
    a. Menetapkan Undang-undang
    b. Mengawasi pemerintaha dalam menjalankan undang-undang
    c. Memberikan persetujuan kepada Presiden atas ,pernyataan perang, membuat perdamaian, dan perjanjian dengan Negara lain.
    2. Hak-hak DPR
    a. Mengajukan usul rancangan undang-undang
    b. Mengadakan perubahan atas usul Undang-undang yang diajukan pemerintah
    c. Turut menentukan anggaran belanja negara
    d. Mengadakan pertanyaan kepada Pemerintah
    e. Menyelidiki suatu urusan.
    B. MPR
    1. Tugas-tugas MPR
    a. Menentukan Undnag-undang Dasar
    b. Memilih dan mengangkat Presiden dan Wakil Presiden
    c. Menetapkan GBHN
    2. Wewenang MPR
    a. Mengubah Undang-undang
    b. Memberhentikan Presiden apabila menyimpang dari Undang-undang dasar dan GBHN walaupun masa jabatannya belum habis.
    C. BPK
    1. Tugas-tugas BPK
    Menurut UUD 1945, TAP MPR No. 11/MPR/1978 dan UU No. 1 tahun 1973, tugas pokok BPK memeriksa tanggung jawab tentang keuangan Negara. Dalam melaksanakan tugas tersebut di atas mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut:
    a. Fungsi operatif
    Yaitu melakukan pemeriksaan, pengawasan dan penelitian atas penguasaan dan pengurusan keuangan Negara
    b. Fungsi Yudikatif
    Yaitu melakukan tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi terhadap bendaharawan dan pegawai negeri bukan bendaharawan. Yang karena perbuatannya melanggar hukum atau melalaikan kewajibannya, menimbulkan kerugian negara.
    c. Fungsi memberi rekomendasi
    Yaitu memberi pertimbangan kepada pemerintah tentang pengurus keuangan Negara.
    2. Wewenang BPK
    a. Meminta, memeriksa, meneliti pertanggung jawaban atas penugasan keuangan negara serta mengusahakan keseragaman dalam tata cara pemeriksaan dan pengawasan maupun dalam usaha keuangan Negara.
    b. Mengadakan, menetapkan tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi
    c. Melakukan penelitian, penganalisaan terhadap pelaksanaan peraturan perundangan dibidang keuangan.

    Melakukan salah satu cabang olahraga atletik atau salah satu cabang olahraga renang

    cabang cabang olahraga atletik
    * Event Lintasan –event lari di lintasan 400m.
    o Sprint: event yang termasuk 400m. Event yang umum adalah 60m (hanya didalam ruangan), 100m, 200m dan 400m.
    o Jarak Menengah: event dari 800m sampai 3000m, 800m, 1500m, satu mil dan 3000m.
    + Lari berintang – lomba (biasanya 300m) dimana pelarinya harus melewati rintangan seperti penghalang dan rintangan air.
    o jarak Jauh: berlari diatas 5000 m. Biasanya 5000 m dan 10000 m. yang kurang lazim ialah 1, 6, 12, 24 jam perlombaan.
    o Halang Rintang: 110 m halang rintang tinggi (100 m untuk wanita) dan 400 m haling rintang menengah (300 m di beberapa SMA).
    o Estafet: 4 x 100m estafet, 4 x 400 m estafet , 4 x 200 m estafet , 4 x 800 m estafet , dll. Beberapa event, seperti estafet medley, jarang dilangsungkan kecuali estafet karnaval besar.
    * Lari jalanan: dilangsungkan di jalanan terbuka, tapi biasanya diakhiri di lintasan. Event biasa adalah 5km, 10km, setengah marathon dan marathon.
    * lomba jalan cepat event biasa adalah 10km, 20 km dan 50 km.
    * Event lapangan
    o Event melempar
    + tolak peluru
    + lempar peluru
    + lempar lembing
    + lempar cakram
    o Event lompat
    + lompat tinggi
    + lompat galah
    + lompat jauh
    + lompat ganda
    o yang sangat tidak biasa
    + lompat tinggi berdiri
    + lompat jauh berdiri
    + lompat ganda berdiri
    * Event ganda atau kombinasi
    o Triathlon / Trilomba
    o Pentathlon / Pancalomba
    o Heptathlon
    o Decathlon / Dasalomba

    Dapat membaca Jam dan menggunakan Kompas

    Cara menggunakan kompas


    1. Letakkan pinggir dari kompas sehingga membuat garis dari posisi anda ke arah posisi yang akan anda tuju (sehingga pinggir dari kompas membuat garis lurus yang menghubungkan posisi anda di peta ke tempat yang akan anda tuju). Pada diagram disamping, sudut kompas diambil dari tikungan jalan ke kontrol point nomor 3 (jalan digambarkan oleh garis hitam; tanda merah dibuat di diagram ke titik luar dari tikungan jalan.) pastikan bahwa arah dari panah perjalanan pada puncak kompas menuju ke arah yang akan anda tuju, dan bukan ke arah sebaliknya.

    2. Letakkan kompas di atas peta, dan biarkan jarum bergerak beberapa saat, putar piringan kompas sehingga garis lurus pada rumah kompas sejajar dengan utara peta. Pastikan bahwa N pada piringan menghadap ke utara (dan bukan ke selatan). 
    3. Biarkan susunan yang sudah anda buat tersebuat, putar badan, kompas dan peta sampai warna merah pada jarum kompas mengarah ke N pada piringan. (Ingat, jarum jarum tidak berputar/jarum selalu mengarah ke utara, anda kompas dan peta mengelilinginya. Arah dari panah perjalanan pada kompas sekarang mengarah ke tujuan yang anda inginkan.
    petunjuk yang diilustrasikan diatas adalah menggunakan kompas orienteering. Ingat bahwa fungsi yang paling penting dari kompas adalah untuk mengorientasikan peta. Dan ingat, membaca kompas masih sangat penting juga!
    Pada tahap ini seorang orienteer mungkin siap untuk membuat peta yang sangat sederhana pada area yang sangat sempit, misalnya pada halaman sekolah. Ini adalah latihan yang sangat baik sekali untuk melatih kemampuan peta dan kompas, dan akan menguatkan hampir segala latihan/ pelajaran pada bab ini.
    Cara membaca jam
     Langkah-langkah

    1. 1 1
      Look at the short hand for the hour . Lihatlah tangan pendek untuk jam. On most clock faces, there are two hands, and one is longer than the other. Pada jam yang paling wajah, ada dua tangan, dan satu lebih panjang daripada yang lain. The short hand tells you what hour it is. Tangan pendek memberitahu Anda apa jam itu. If the short hand is pointing right at the number 7, it's 7 o'clock. Jika tangan pendek menunjuk tepat di angka 7, itu 07:00. If the short hand is pointing somewhere between the number 7 and 8, that means it's somewhere between 7 and 8 o'clock. Jika tangan pendek menunjuk di antara angka 7 dan 8, itu berarti itu suatu tempat 7:00-08:00. (Note that a standard analog clock won't tell you whether it's am or pm--you'll have to figure that out yourself !) (Catatan bahwa jam analog standar tidak akan memberitahu Anda apakah itu pagi atau pm - you'll harus memahami hal itu sendiri !)

    2. 2 2
      Look at the long hand for the minutes . Lihatlah tangan panjang untuk menit. There are twelve numbers on the clock face, and each number represents five minutes. Ada dua belas angka pada tampilan jam, dan jumlah masing-masing mewakili lima menit. Beginning at twelve, count five minutes for every time the long hand passes a bigger number (see the table below). Mulai pukul dua belas, hitung lima menit untuk setiap kali tangan panjang melewati angka yang lebih besar (lihat tabel di bawah). If the long hand is on the 4, it is 4 x 5, or 20 minutes past the hour. Jika tangan panjang pada 4, itu adalah 4 x 5, atau 20 menit terakhir jam. Here's how many minutes past the hour each number represents, if the long hand is pointing right at it: Berikut berapa menit terakhir jam setiap nomor mewakili, jika tangan panjang menunjuk langsung pada benda itu:

      • 12 = :00 12 =: 00
      • 1 = :05 1 =: 05
      • 2 = :10 2 =: 10
      • 3 = :15 3 =: 15
      • 4 = :20 4 =: 20
      • 5 = :25 5 =: 25
      • 6 = :30 6 =: 30
      • 7 = :35 7 =: 35
      • 8 = :40 8 =: 40
      • 9 = :45 9 =: 45
      • 10 = :50 10 =: 50
      • 11 = :55 11 =: 55
    3. 3 3
      If you need to know the time more specifically, some clock faces have four markers between each number . Jika Anda perlu untuk mengetahui waktu lebih spesifik, jam beberapa wajah memiliki empat penanda antara jumlah masing-masing. Each marker signifies an additional minute. Setiap penanda menandakan satu menit tambahan. If there are no markers, look at where between the numbers the long hand is pointing. Jika tidak ada spidol, melihat di mana antara angka-angka panjang tangan menunjuk. If it's it's before the halfway point, it's 6:31 or 6:32. Jika itu sebelum titik tengah, itu 06:31 atau 6:32. If it's after the halfway point, it's 6:33 or 6:34. Jika setelah titik tengah, itu 06:33 atau 6:34.
    4. 4 4
      Look to see if there is another hand that spins around or is moving quickly, that is the seconds hand . Lihat untuk melihat apakah ada tangan lain yang berputar atau bergerak cepat, yang adalah tangan detik. Some clocks don't have it, and in any case, it's optional whether to read the seconds hand. Beberapa jam tidak memilikinya, dan dalam hal apapun, itu opsional apakah untuk membaca tangan detik. If you'd like to read the seconds hand, read it like you read the minutes hand. Jika Anda ingin membaca tangan detik, membacanya seperti Anda membaca tangan menit. Each of the large numbers represents 5 seconds. Masing-masing dari sejumlah besar mewakili 5 detik. If the second hand is on the eight, then it's 8 x 5 or 40 seconds past the minute. Jika tangan kedua adalah pada delapan, maka itu detik 8 x 5 atau 40 menit terakhir.
    5. 5 5
      Put all the information together . Masukkan semua informasi bersama. If the short hand is between 7 and 8 and the long hand is on the 4 then it is 7:20. Jika tangan pendek adalah antara 7 dan 8 dan tangan panjang pada 4 maka itu adalah 7:20. If the third hand is on the 8, then it's 7:20 and forty seconds. Jika tangan ketiga adalah pada 8, maka itu 7:20 dan empat puluh detik.