Minggu, 03 Juli 2011

Kare Ayam

Bahan:

* 1 ekor ayam buras (kampung) 800 gr, potong jadi 4
* 1500 cc santan
* 2 sdm minyak goreng, untuk menumis

Bumbu :

* 5 siung bawang merah
* 5 siung bawang putih
* 5 buah cabai merah
* 15 butir kemiri
* 5 cm kunyit, haluskan
* 1 batang serai, memarkan
* 1 buah jari lengkuas, memarkan
* 5 helai daun jeruk
* 3 helai daun salam
* garam dan merica bubuk secukupnya


Cara Membuat:

* Tumis ayam dengan semua bumbu hingga harum
* Tuang santan, kecilkan api. Masak hingga ayam matang, angkat

Sate Ayam

Bahan:

* 2 buah dada ayam
* 1 sdm minyak goreng
* tusuk sate

Bumbu yang dihaluskan:

* 5 butir bawang merah
* 2 siung bawang putih
* 1 sdt ketumbar
* 2 cm kunyit
* 1 sdt asem jawa
* garam secukupnya
* gula jawa secukupnya

Cara Membuat Sate:

* Pisahkan daging dada ayam dari tulangnya.
* Potong daging ayam sesuai selera. Biasanya 1x2x2 cm.
* Aduk potongan ayam dengan minyak goreng dan bumbu yang sudah dihaluskan lalu diamkan selama 15-30 menit supaya bumbu meresap.
* Kemudian, tusukan 3-4 potong daging ayam pada setiap tusukan sate.
* Panggang sate di atas bara api sampai sate matang, jangan lupa sate perlu dibolak-balik waktu memanggang.
* Sate siap dihidangkan dengan membubuhkan Sambel Sate diatasnya lalu taburkan irisan bawang merah di atas Sambel Sate.
* Sate paling enak kalu dimakan sewaktu masih panas.

Untuk 24 tusuk.

Cara Mengolah Makanan

Ada 5 tehnik memasak yang kerap digunakan yakni goreng, kukus, rebus, panggang dan bakar. Alangkah baiknya bila pengolahan masakan dilakukan bervariasi.Dari tehnik memasak yang patut diperhatikan adalah waktunya. jangan sampai terlalu lama. Baik itu direbus, dikukus, dipanggang, atau digoreng. Merebus dan mengukus terlalu lama dapat menghilangkan kandungan vitamin yang larut dalam air seperti B dan C. Cara merebus yang paling baik adalah dengan mendidihkan air terlebih dahulu, kemudian baru masukkan bahan makanannya dan rebuslah selama 2-3 menit saja.

Demikian pula untuk proses menggoreng dan memanggang. Umumnya yang digoreng dan dipanggang adalah bahan makanan yang mengandung protein. dalam keadaan kering dan renyah protein jadi mudah dicerna. sebisa mungkin, hindari proses menggoreng dan memanggang yang terlalu lama sebab dapat menyebabkan kandungan proteinnya malah sulit dicerna.

Tehnik memasak dengan membakar diatas arang sebaiknya dihindari kerena proses tersebut menghasilkan zat karsinogenik, terutama bila bahan makanannya mengandung lemak. Kelak akumulasi zat karsinogenik ini dikhawatirkan menjadi pemicu penyakit kanker.

Aneka Olahan Daging Kelinci

Kelinci adalah salah satu hewan terlucu di muka bumi. Sifatnya yang jinak dengan bulu halus membuat banyak orang tertarik padanya. Tak heran, bila kelinci banyak dipelihara sebagai hewan kesayangan atau hewan hias. Belakangan, kelinci juga dibudidayakan untuk sajian menu makanan. Karena, daging kelinci rasanya lebih gurih dan halus dibanding daging ayam atau kambing. Kadar kolesterol dan natriumnya rendah, sehingga baik untuk pasien penyakit jantung, usia lanjut, dan mereka yang bermasalah dengan kelebihan berat badan. Berikut ini beberapa jenis menu dari bahan daging kelinci.

1. Dendeng kelinci
Bahan :
1 kg daging kelinci disayat tipis
2. 20 gr bawang putih
3. 20 gr ketumbar
4. Asem secukupnya
5. 60 gr gula jawa
6. Garam secukupnya

Cara membuat :

Semua bumbu terlebih dulu digiling halus. Kemudian dilumurkan atau dicampur dengan daging yang telah disayat tipis. Setelah itu, diamkan selama satu malam. Esoknya daging digantung dan dijemur di bawah sinar matahari sampai berwarna kecoklatan. Setelah itu dendeng siap digoreng.


2. Bakso kelinci
Bahan :
1. 250 gr daging kelinci segar
2. 75 gr es batu
3. 8 gr garam dapur
4. Penyedap rasa secukupnya
5. 0,5 gr mrica
6. 25 gr tepung tapioka
7. 0,75 gr STP (sodium tripoly pospat).

Cara membuat :

Buang lemak dan jaringan ikat (urat) yang menempel pada daging kelinci, kemudian tambahkan garam dan es yang telah dihaluskan selama satu menis. Masukkan tepung tapioka, mrica ke dalam adonan daging, kemudian putar selama satu menit. Adonan yang telah lengket didiamkan selama 30 menit sampai 1 jam (kalau bisa simpan di lemari es) Rebus air dalam panci sampai mendidih, setelah itu kecilkan api atau matikan. Siapkan adonan dan bentuk menjadi bulatan sesuai selera, masukkan ke dalam panci yang berisi air panas. Bulatan bakso akan mengembang dan berubah warna menjadi coklat keabuan, kemudian rebus lagi selama 10-15 menit. Tiriskan dan bakso siap untuk dimakan atau diolah menjadi berbagai jenis menu makanan atau disimpan.

3. Nugget kelinci
Bahan :
1. 1 kg daging kelinci
2. 35 gr susu krim
3. 20 gr bawang putih
4. 10 gr lada
5. 15 gr gula
6. 1 gr MSG (monosodium glutamate)
7. 25 gr meizena
8. 1 kg minyak goreng
9. 75 gr es batu
10. Garam dan penyedap rasa secukupnya

Cara membuat :
Daging digiling hingga halus, kemudian campurkan dengan 25 gr meizena, 35 gr susu krim, 75 gr es batu, 20 gr bawang putih, 10 gr lada dan 1 gr MSG. Adonan dicetak dalam lembaran plastik dan dimasukkan ke dalam lemari es selama 30 menit. Setelah itu adonan dipotong-potong dan dicelupkan dalam perekat tepung yang terbuat dari campuran 80 gr meizena, 2 gr bawang putih, 1 gr lada, 1 gr garam, dan 300 ml air. Setelah itu nugget dilumuri dengan tepung roti dan dilakukan penggorengan awal (digoreng setengah matang). Kemas nugget dalam vakum dan simpan pada suhu rendah. Jika akan dimakan nuget digoreng selama empat menit.