Minggu, 19 Desember 2010

10 Keahlian yang Membuat Perempuan Terkesan

Berbagai survei menyatakan beberapa keahlian yang dibutuhkan agar wanita tertarik pada pria. Hasil survei tersebut bisa menyebalkan karena mengandung kontradiksi yang membingungkan; beberapa wanita akan menekankan pentingnya emosional, kekanak-kanakan laki-laki, sementara yang lain akan bersikeras bahwa yang menarik bagi seorang pria adalah menjadi mandiri dan angkuh. Mereka akan menjawab dengan jawaban yang sama sekali berlawanan.

Namun, hal ini tidak terlalu sulit untuk dimengerti karena sebenarnya perempuan memiliki minat spektrum maskulinitas yang cukup lebar, juga berbeda bagi setiap wanita. Tapi pasti ada beberapa pilihan aman, yaitu keterampilan yang menunjukkan bahwa Anda seorang pria yang kompleks dan menyeluruh.

Beberapa keahlian tidak memerlukan upaya yang berat, sementara yang lain cukup sulit, tapi tak ada salahnya untuk mencoba.

1. Berbicara bahasa asing
Kesulitan: 8 / 10
Tentu saja keterampilan yang paling sulit dalam daftar ini. Berbicara dalam bahasa asing adalah tanda salah satu dari dedikasi Anda telah meluangkan waktu dan usaha untuk belajar dan perempuan akan tertarik terutama jika Anda tidak terlalu memamerkan kemampuan dan hanya memperlihatkannya pada saat yang tepat. Jelas Anda tidak akan dapat belajar dalam satu malam, namun sumber belajarnya tak terbatas.

2. Memainkan alat musik
Kesulitan: 7 / 10
Memainkan alat musik dengan baik adalah sebuah keterampilan yang mengesankan. Ini berbicara tentang karakter Anda. Wanita akan menyamakan kemampuan Anda untuk memainkan alat musik dengan sensibilitas puitis.

3. Memperbaiki mobil
Kesulitan: 6 / 10
Belajar memperbaiki mobil mungkin akan tampak menakutkan, tapi untungnya Anda tidak benar-benar perlu tahu banyak. Tujuannya adalah untuk memahami bahwa Anda merawat mobil Anda dengan benar, dan dapat mendiagnosa masalah mobil. Selain itu, tidak mengetahui dasar-dasar perbaikan akan membuat Anda tampak seperti kurang pengetahuan bagi mekanik yang tidak jujur.

4. Dansa
Kesulitan: 4 / 10
Jika ada satu cara untuk menunjukkan bahwa Anda percaya diri, santai dan dapat didekati sekaligus, itu adalah berdansa. Dansa cukup jelas dan pasti tidak ada hal-hal sulit tentang hal itu - Anda menggerakkan tubuh Anda berirama, dan bagaimana Anda melakukan hal itu tidak terlalu penting.

5. Memasak
Kesulitan: 3 / 10
Anda tidak harus mengambil kelas atau mulai berbelanja alat masak mahal, tapi mulai dari yang kecil. Setiap wanita, sedikit terkejut menemukan bahwa seorang pria bisa masak, benar-benar ingin memasak dan tampaknya benar-benar tahu apa yang dia lakukan, jadi mulailah dengan menyempurnakan beberapa resep. Setelah Anda telah menguasai beberapa resep klasik, perluas sesuai keinginan Anda.

6. Atletis
Kesulitan: 6 / 10
Biarpun banyak wanita ingin Anda untuk memiliki sisi sensitif, emosional, mereka masih ingin Anda menjadi seorang pria. Bermain olahraga yang sulit dan menuntut fisik adalah memberi kesan maskulin. Membual tentang permainan golf mungkin mengesankan rekan kerja Anda, tetapi tidak memiliki cukup dampak untuk perempuan seperti tinju, sepak bola atau olahraga intensitas tinggi lainnya.

7. Keterampilan pertukangan
Kesulitan: 4 / 10
Ini berkategori luas meliputi segala sesuatu yang diharapkan dilakukan seorang pria dalam merawat rumah dan melakukan perbaikan dasar. Keterampilan ini tidak serumit memperbaiki mobil, dan sebagian besar dapat dilakukan asal memiliki alat yang tepat dan bersedia mengotori tangan anda.

8. Keterampilan di Ranjang
Kesulitan: 6 / 10
Seks adalah penting, karena perempuan menghadapinya dengan emosional dan sangat tinggi relevansinya sebagai indikator tentang bagaimana perasaan Anda tentang mereka.

9. Gaya dan perawatan
Kesulitan: 2 / 10
Setiap orang memiliki gaya pribadinya, tapi ada garis tegas antara kecerobohan dan tampak jorok. Tidak ada yang sulit atau memakan waktu untuk berdandan yang baik, tapi perempuan sering mengeluh bahwa pria sama sekali tidak mau repot-repot mengurus penampilan mereka, dan satu-satunya alasan adalah kemalasan.

10. Percakapan
Kesulitan: 6 / 10
Ini sebuah keterampilan dan memerlukan beberapa latihan. Mendengarkan dan benar-benar memberi perhatian, menjadi jauh lebih penting. Anda ingin tampil percaya diri dan empati, yang merupakan tindakan penyeimbangan. Mampu menjelaskan dan mengekspresikan diri, dapat menutupi kekurangan salah satu keterampilan lainnya, yang membuat hal ini menjadi begitu penting.

Sabtu, 18 Desember 2010

BoyScout

Dasa Dharma & Tri Satya

Tri Satya

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjalankan pancasila.
2.  Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat
3.  Menepati Dasa Dharna 


Dasa Dharma

Pramuka itu :

1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
3. Patriot yang sopan dan kesatria
4. Patuh dan suka bermusyawarah
5. Rela Menolong dan tabah
6. Rajin, terampil dan gembira
7. Hemat, cermat, dan bersahaja
8. Disiplin Berani dan setia
9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya
10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

Dapat memberi salam Pramuka dan tahu maksud penggunaannya :

Sikap :

Bersikap sempurna, tangan kanan pada pelipis kanan, jari rapat. (sikap menghormat).

Salam Pramuka diberikan kepada :
a. Sesama Pramuka, sebagai perwujudan persaudaraan.
b. Bendera Merah Putih, sebagai kedaulatan negara.
c. Kepala negara, sebagai kepala pemerintahan.
d. Lagu Indonesia Raya, sebagai lagu kebangsaan.
e. Pejabat pemerintah, sebagai pemegang pemerintahan.
f. Jenazah Pahlawan, sebagai perwujudan rasa duka cita dan perjalanan suci.
g. Ucapan janji Tri Satya dan Dwi Satya, sebagai ikatan persaudaraan
h. Panji-panji Pramuka, sebagai kesetiaan, kepada organisasi.
i. Guru, orang tua, dan pembina, sebagai rasa hormat atas pengabdian dan pengalamannya.

Salam Pramuka dilaksanakan dengan sikap :
a. Rajin (menurut aturannya).
b. Tertib (pada tempat yang layak).
c. Sempurna (tidak canggung).
d. Sopan (bermuka manis, gembira, dan tersenyum).

Tahu arti lambang Gerakan Pramuka


Artinya :

a. Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan “cikal”, dan istilah “cikal bakal” di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama yang menurunkan generasi baru.

Jadi, buah nyiur yang tumbuh itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.


b. Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang

bagaimanapun juga. Lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniahnya sehat, ulet, kuat, serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia.

c. Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan keadaan sekelilingnya.
Jadi, lambang itu mengiaskan, bahwa tiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masyarakat di mana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimanapun juga.

d. Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon tertinggi di Indonesia.
Jadi, lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yang mulia dan jujur, dan ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.

e. Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah.
Jadi, lambang itu mengiaskan tekad dan kenyakinan seorang Pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat, dan nyata ialah tekad dan kenyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.

f. Nyiur adalah pohon yang serba guna, dari ujung atas hingga akarnya.
Jadi, lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa, dan negara Kesatuan Republik Indonesia, serta kepada umat manusia.

Tahu cara menggunakan bendera kebangsaan Indonesia, tahu sejarahnya dan tahu arti kiasan warna-warnanya :

a. Cara menggunakan bendera kebangsaan :

1) Pada hari-hari besar nasional, atau perayaan lain yang menggembirakan nusa dan bangsa, dipasang di ujung tiang.
2) Pada hari-hari berkabung Nasional, dipasang setengah tiang.
3) Jika bendera kebangsaan dikibarkan pada tiang,maka besar serta tinggi tiang itu sedapat-dapatnya seimbang dengan besarnya bendera itu.
4) Jika dipasang pada dinding, harus dipasang membujur merata.
5) Jika dipasang bersama-sama dengan bendera lain (bendera negara asing, bendera organisasi), maka bendera kebangsaan dipasang disebelah kanan.
6) Jika ada dua atau lebih bendera lain, maka bendera kebangsaan harus dipasang di tengah.
7) Pada waktu dikibarkan atau dibawa, bendera kebangsaan tidak boleh menyinggung tanah, air atau benda-benda lain.

b. Sejarah bendera kebangsaan :

1) Tahun 1292 tentara Jayakatwang telah menggunakan warna merah-putih pada waktu menyerang kekuasaan Kertanegara dari Singosari.
2) Tahun 1350-1389 dalam Pemerintahan Raja Hayamwuruk, pada waktu diadakan upacara hari kebesaran dipakai warna merah dan putih.
3) Tahun 1340-1347 ketika Maharaja Adityawarman di Minangkabau, ada bendera gambar alam Minangkabau, yang berwarna merah-putih-hitam, (merah = warna hulubalang, putih = warna agama, hitam = warna adat Minangkabau).
4) Di Kraton Solo terdapat pusaka berbentuk bendera Merah Putih peninggalan Kyai Ageng Tarub, putra Raden Wijaya, yang menurunkan raja-raja di Jawa.
5) Dalam Babat Tanah Jawa (Babat Mentawis) disebutkan bahwa ketika Sultan Agung berperang melawan negara Pati, tentaranya bernaung di bawah bendera Merah Putih “Gula Kelapa”.
6) Tahun 1922 Perhimpunan Indonesia mengibarkan bendera Merah Putih di negeri Belanda dengan kepala banteng ditengah-tengahnya.
7) Tahun 1927 di Bandung lahirlah Partai Nasional Indonesia (PNI), yang bertujuan Indonesia Merdeka.PNI mengibarkan bendera Merah Putih kepala banteng.
Tanggal 28 Oktober 1928 berkibarlah untuk pertama kalinya bendera Merah Putih sebagai bendera kebangsaan yaitu dalam kongres Indonesia Muda di Jakarta. Sejak itu berkibarlah bendera Merah Putih di seluruh kepulauan Indonesia.
9) Pada Tanggal 17 Agustus 1945, Bung Karno dan Bung Hatta atas nama bangsa Indonesia memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia dan mengibarkan bendera Merah Putih yang pertama kali di bumi Indonesia Merdeka. (Pegangsaan Timur 56, Jakarta).
10) Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI menetapkan UU ‘45 (Undang-Undang Dasar 1945). Dalam UUD ‘45, bab I, pasal 1, ditetapkan bahwa negara Indonesia ialah negara Kesatuan yang berbentuk Republik.

Dalam pasal 35 ditetapkan pula bahwa bendera negara Indonesia ialah Sang Merah Putih.

c. Arti kiasan warna-warnanya :

Warna merah pada umumnya merupakan lambang keberanian, kewiraan.
Sedangkan warna putih merupakan lambang kesucian.

Dapat dengan hapal menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bait pertama di muka Pasukan Penggalang atau dimuka pendengar lain dan tahu sikap yang harus dilakukan, jika lagu kebangsaan diperdengarkan atau dinyanyikan pada suatu upacara.


 (1) Lagu Indonesia Raya (bait pertama) :

Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku,
Di sanalah aku berdiri, jadi Pandu Ibuku
Indonesia, kebangsaanku, bangsa dan tanah airku,
Marilah kita berseru, Indonesia bersatu,
Hiduplah tanahku, hiduplah negriku,
Bangsaku, rajyatku, semuanya,
Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya,
Untuk Indonesia Raya.
Indonesia Raya, merdeka-merdeka, tanahku negeriku yang kucinta,
Indonesia Raya, merdeka-merdeka, hiduplah Indonesia Raya
Indonesia Raya, merdeka-merdeka, tanahku negeriku yang kucinta,
Indonesia Raya, merdeka-merdeka, hiduplah Indonesia Raya


(2) Sikap yang harus dilakukan :

Pada waktu lagu kebangsaan diperdengarkan/dinyanyikan pada kesempatan upacara maka orang yang hadir, berdiri tegak di tempat masing-masing dengan sikap sempurna dan dengan khidmat mengikuti lagu tersebut.

Tahu sejarah lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Sejarah lagu kebangsaan Indonesia Raya

Lagu kebangsaan Indonesia Raya diciptakan oleh komponis muda Indonesia bernama Wage Rudolf Soepratman, seorang guru dan juga wartawan surat kabar “Kaoem Moeda”

W.R. Soepratman dilahirkan di Jatinegara, 9 Maret 1903.


Lagu itu dinyanyikan pertama kali pada masyarakat di dalam Kongres Pemuda Indonesia tanggal 28 Oktober 1928 di gedung Indonesiche Club Jalan Kramat No 106, Jakarta.

Pada waktu penjajahan lagu Indonesia Raya sering dilarang dan dihalang-halangi oleh pemerintah kolonial.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan lagu Indonesia Raya ditetapkan sebagai lagu kebangsaan.

Tahu arti lambang Negara Republik Indonesia

Lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Lambang negara Indonesia berbentuk burung garuda yang kepalanya menoleh lurus ke sebelah kanan, perisai berupa jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda. Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak, yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno.

Deskripsi dan arti filosofi

  • Garuda Pancasila sendiri adalah lambang berupa burung garuda yang sudah dikenal melalui mitologi kuno yaitu burung yang menyerupai burung elang rajawali. Garuda digunakan sebagai Lambang Negara untuk menggambarkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan negara yang kuat.
  • Perisai adalah tameng yang telah dikenal lama dalam kebudayaan dan peradaban asli Indonesia sebagai bagian senjata yang melambangkan perjuangan dan perlindungan diri untuk mencapai tujuan.
  • Semboyan Bhinneka Tunggal Ika adalah pepatah lama yang pernah dipakai oleh pujangga ternama Mpu Tantular. Kata bhinneka merupakan gabungan dua kata: bhinna dan ika diartikan berbeda-beda tetapi tetap satu dan kata tunggal ika diartikan bahwa di antara pusparagam bangsa Indonesia adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan menggambarkan persatuan dan kesatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Garuda dengan perisai memiliki paruh, sayap, ekor, dan cakar yang mewujudkan lambang tenaga pembangunan.
  • Garuda memiliki sayap yang masing-masing berbulu 17, ekor berbulu 8, pangkal ekor berbulu 19, dan leher berbulu 45 yang merupakan lambang tanggal 17 Agustus 1945 yang merupakan waktu pengumandangan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.
  • Di tengah-tengah perisai terdapat sebuah garis hitam tebal yang melukiskan katulistiwa yang merupakan garis untuk melambangkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara merdeka dan berdaulat yang dilintasi garis katulistiwa.
  • Pada perisai terdapat lima buah ruang yang mewujudkan dasar Pancasila sebagai berikut[1]:
  1. dasar Ketuhanan Yang Maha Esa dilambangkan dengan cahaya di bagian tengah perisai berbentuk bintang yang bersudut lima[2];
  2. dasar Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dilambangkan dengan tali rantai bermata bulatan dan persegi di bagian kiri bawah perisai[3];
  3. dasar Persatuan Indonesia dilambangkan dengan pohon beringin di bagian kiri atas perisai[4];
  4. dasar Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan dilambangkan dengan kepala banteng[5] di bagian kanan atas perisai[6]; dan
  5. dasar Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dilambangkan dengan kapas dan padi di bagian kanan bawah perisai.

Beberapa aturan


Patung besar Garuda Pancasila, terpasang di ruang tenang Monas, Jakarta.
Penggunaan lambang negara diatur dalam UUD 1945 pasal 36A dan UU No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. (LN 2009 Nmr 109, TLN 5035). Sebelumnya lambang negara diatur dalam Konstitusi RIS, UUD Sementara 1950, dan Peraturan Pemerintah No. 43/1958 [7]
Lambang Negara menggunakan warna pokok yang terdiri atas:
  1. warna merah di bagian kanan atas dan kiri bawah perisai;
  2. warna putih di bagian kiri atas dan kanan bawah perisai;
  3. warna kuning emas untuk seluruh burung Garuda;
  4. warna hitam di tengah-tengah perisai yang berbentuk jantung; dan
  5. warna alam untuk seluruh gambar lambang.
Lambang Negara wajib digunakan di:
  1. dalam gedung, kantor, atau ruang kelas satuan pendidikan;
  2. luar gedung atau kantor;
  3. lembaran negara, tambahan lembaran negara, berita negara, dan tambahan berita negara;
  4. paspor, ijazah, dan dokumen resmi yang diterbitkan pemerintah;
  5. uang logam dan uang kertas; atau
  6. meterai.
Dalam hal Lambang Negara ditempatkan bersama-sama dengan Bendera Negara, gambar Presiden dan/atau gambar Wakil Presiden, penggunaannya diatur dengan ketentuan:
  1. Lambang Negara ditempatkan di sebelah kiri dan lebih tinggi daripada Bendera Negara; dan
  2. gambar resmi Presiden dan/atau gambar Wakil Presiden ditempatkan sejajar dan dipasang lebih rendah daripada Lambang Negara.
Setiap orang dilarang:
  1. mencoret, menulisi, menggambari, atau membuat rusak Lambang Negara dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Lambang Negara;
  2. menggunakan Lambang Negara yang rusak dan tidak sesuai dengan bentuk, warna, dan perbandingan ukuran;
  3. membuat lambang untuk perseorangan, partai politik, perkumpulan, organisasi dan/atau perusahaan yang sama atau menyerupai Lambang Negara; dan
  4. menggunakan Lambang Negara untuk keperluan selain yang diatur dalam Undang-Undang ini.

Arti dan Sejarah Sumpah Pemuda


Sejarah Sumpah Pemuda

Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh indonesia. Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat. Sehingga menghasilkan Sumpah Pemuda.
Rapat Pertama, Gedung Katholieke Jongenlingen Bond
Rapat pertama, Sabtu, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Lapangan Banteng. Dalam sambutannya, Soegondo berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. Acara dilanjutkan dengan uraian Moehammad Jamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya, ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.
Rapat Kedua, Gedung Oost-Java Bioscoop
Rapat kedua, Minggu, 28 Oktober 1928, di Gedung Oost-Java Bioscoop, membahas masalah pendidikan. Kedua pembicara, Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro, sependapat bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan, harus pula ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Anak juga harus dididik secara demokratis.
Rapat Ketiga, Gedung Indonesisch Huis Kramat
Pada sesi berikutnya, Soenario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Sedangkan Ramelan mengemukakan, gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Gerakan kepanduan sejak dini mendidik anak-anak disiplin dan mandiri, hal-hal yang dibutuhkan dalam perjuangan.
Sebelum kongres ditutup diperdengarkan lagu “Indonesia” karya Wage Rudolf Supratman. Lagu tersebut disambut dengan sangat meriah oleh peserta kongres. Kongres ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Oleh para pemuda yang hadir, rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia, berbunyi :
PERTAMA.
KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,
MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE,
TANAH INDONESIA.
KEDOEA
KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,
MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE,
BANGSA INDONESIA.
KETIGA.
KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA, MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN,
BAHASA INDONESIA

 Susunan Pemerintah Republik Indonesia dari pusat sampai daerah

SUSUNAN PEMERINTAHAN RI
DARI PUSAT SAMPAI DESA


I. Susunan Pemerintah Dari pusat Sampai Desa
A. Pemerintah Pusat
1. Presiden
2. Menteri Negara
B. Pemerintah Daerah
1. Propinsi
Gubernur (Penyelenggara Propinsi)
2. Kabupaten/Kota Madya
Bupati (penyelenggara Kabupaten/Kota Madya)
3. Kecamatan
Camat
4. Desa
Kepala Desa
II. Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia
A. DPR
1. Kewajiba-kewajiban DPR
a. Menetapkan Undang-undang
b. Mengawasi pemerintaha dalam menjalankan undang-undang
c. Memberikan persetujuan kepada Presiden atas ,pernyataan perang, membuat perdamaian, dan perjanjian dengan Negara lain.
2. Hak-hak DPR
a. Mengajukan usul rancangan undang-undang
b. Mengadakan perubahan atas usul Undang-undang yang diajukan pemerintah
c. Turut menentukan anggaran belanja negara
d. Mengadakan pertanyaan kepada Pemerintah
e. Menyelidiki suatu urusan.
B. MPR
1. Tugas-tugas MPR
a. Menentukan Undnag-undang Dasar
b. Memilih dan mengangkat Presiden dan Wakil Presiden
c. Menetapkan GBHN
2. Wewenang MPR
a. Mengubah Undang-undang
b. Memberhentikan Presiden apabila menyimpang dari Undang-undang dasar dan GBHN walaupun masa jabatannya belum habis.
C. BPK
1. Tugas-tugas BPK
Menurut UUD 1945, TAP MPR No. 11/MPR/1978 dan UU No. 1 tahun 1973, tugas pokok BPK memeriksa tanggung jawab tentang keuangan Negara. Dalam melaksanakan tugas tersebut di atas mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut:
a. Fungsi operatif
Yaitu melakukan pemeriksaan, pengawasan dan penelitian atas penguasaan dan pengurusan keuangan Negara
b. Fungsi Yudikatif
Yaitu melakukan tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi terhadap bendaharawan dan pegawai negeri bukan bendaharawan. Yang karena perbuatannya melanggar hukum atau melalaikan kewajibannya, menimbulkan kerugian negara.
c. Fungsi memberi rekomendasi
Yaitu memberi pertimbangan kepada pemerintah tentang pengurus keuangan Negara.
2. Wewenang BPK
a. Meminta, memeriksa, meneliti pertanggung jawaban atas penugasan keuangan negara serta mengusahakan keseragaman dalam tata cara pemeriksaan dan pengawasan maupun dalam usaha keuangan Negara.
b. Mengadakan, menetapkan tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi
c. Melakukan penelitian, penganalisaan terhadap pelaksanaan peraturan perundangan dibidang keuangan.

Melakukan salah satu cabang olahraga atletik atau salah satu cabang olahraga renang

cabang cabang olahraga atletik
* Event Lintasan –event lari di lintasan 400m.
o Sprint: event yang termasuk 400m. Event yang umum adalah 60m (hanya didalam ruangan), 100m, 200m dan 400m.
o Jarak Menengah: event dari 800m sampai 3000m, 800m, 1500m, satu mil dan 3000m.
+ Lari berintang – lomba (biasanya 300m) dimana pelarinya harus melewati rintangan seperti penghalang dan rintangan air.
o jarak Jauh: berlari diatas 5000 m. Biasanya 5000 m dan 10000 m. yang kurang lazim ialah 1, 6, 12, 24 jam perlombaan.
o Halang Rintang: 110 m halang rintang tinggi (100 m untuk wanita) dan 400 m haling rintang menengah (300 m di beberapa SMA).
o Estafet: 4 x 100m estafet, 4 x 400 m estafet , 4 x 200 m estafet , 4 x 800 m estafet , dll. Beberapa event, seperti estafet medley, jarang dilangsungkan kecuali estafet karnaval besar.
* Lari jalanan: dilangsungkan di jalanan terbuka, tapi biasanya diakhiri di lintasan. Event biasa adalah 5km, 10km, setengah marathon dan marathon.
* lomba jalan cepat event biasa adalah 10km, 20 km dan 50 km.
* Event lapangan
o Event melempar
+ tolak peluru
+ lempar peluru
+ lempar lembing
+ lempar cakram
o Event lompat
+ lompat tinggi
+ lompat galah
+ lompat jauh
+ lompat ganda
o yang sangat tidak biasa
+ lompat tinggi berdiri
+ lompat jauh berdiri
+ lompat ganda berdiri
* Event ganda atau kombinasi
o Triathlon / Trilomba
o Pentathlon / Pancalomba
o Heptathlon
o Decathlon / Dasalomba

Dapat membaca Jam dan menggunakan Kompas

Cara menggunakan kompas


1. Letakkan pinggir dari kompas sehingga membuat garis dari posisi anda ke arah posisi yang akan anda tuju (sehingga pinggir dari kompas membuat garis lurus yang menghubungkan posisi anda di peta ke tempat yang akan anda tuju). Pada diagram disamping, sudut kompas diambil dari tikungan jalan ke kontrol point nomor 3 (jalan digambarkan oleh garis hitam; tanda merah dibuat di diagram ke titik luar dari tikungan jalan.) pastikan bahwa arah dari panah perjalanan pada puncak kompas menuju ke arah yang akan anda tuju, dan bukan ke arah sebaliknya.

2. Letakkan kompas di atas peta, dan biarkan jarum bergerak beberapa saat, putar piringan kompas sehingga garis lurus pada rumah kompas sejajar dengan utara peta. Pastikan bahwa N pada piringan menghadap ke utara (dan bukan ke selatan). 
3. Biarkan susunan yang sudah anda buat tersebuat, putar badan, kompas dan peta sampai warna merah pada jarum kompas mengarah ke N pada piringan. (Ingat, jarum jarum tidak berputar/jarum selalu mengarah ke utara, anda kompas dan peta mengelilinginya. Arah dari panah perjalanan pada kompas sekarang mengarah ke tujuan yang anda inginkan.
petunjuk yang diilustrasikan diatas adalah menggunakan kompas orienteering. Ingat bahwa fungsi yang paling penting dari kompas adalah untuk mengorientasikan peta. Dan ingat, membaca kompas masih sangat penting juga!
Pada tahap ini seorang orienteer mungkin siap untuk membuat peta yang sangat sederhana pada area yang sangat sempit, misalnya pada halaman sekolah. Ini adalah latihan yang sangat baik sekali untuk melatih kemampuan peta dan kompas, dan akan menguatkan hampir segala latihan/ pelajaran pada bab ini.
Cara membaca jam
 Langkah-langkah

  1. 1 1
    Look at the short hand for the hour . Lihatlah tangan pendek untuk jam. On most clock faces, there are two hands, and one is longer than the other. Pada jam yang paling wajah, ada dua tangan, dan satu lebih panjang daripada yang lain. The short hand tells you what hour it is. Tangan pendek memberitahu Anda apa jam itu. If the short hand is pointing right at the number 7, it's 7 o'clock. Jika tangan pendek menunjuk tepat di angka 7, itu 07:00. If the short hand is pointing somewhere between the number 7 and 8, that means it's somewhere between 7 and 8 o'clock. Jika tangan pendek menunjuk di antara angka 7 dan 8, itu berarti itu suatu tempat 7:00-08:00. (Note that a standard analog clock won't tell you whether it's am or pm--you'll have to figure that out yourself !) (Catatan bahwa jam analog standar tidak akan memberitahu Anda apakah itu pagi atau pm - you'll harus memahami hal itu sendiri !)

  2. 2 2
    Look at the long hand for the minutes . Lihatlah tangan panjang untuk menit. There are twelve numbers on the clock face, and each number represents five minutes. Ada dua belas angka pada tampilan jam, dan jumlah masing-masing mewakili lima menit. Beginning at twelve, count five minutes for every time the long hand passes a bigger number (see the table below). Mulai pukul dua belas, hitung lima menit untuk setiap kali tangan panjang melewati angka yang lebih besar (lihat tabel di bawah). If the long hand is on the 4, it is 4 x 5, or 20 minutes past the hour. Jika tangan panjang pada 4, itu adalah 4 x 5, atau 20 menit terakhir jam. Here's how many minutes past the hour each number represents, if the long hand is pointing right at it: Berikut berapa menit terakhir jam setiap nomor mewakili, jika tangan panjang menunjuk langsung pada benda itu:

    • 12 = :00 12 =: 00
    • 1 = :05 1 =: 05
    • 2 = :10 2 =: 10
    • 3 = :15 3 =: 15
    • 4 = :20 4 =: 20
    • 5 = :25 5 =: 25
    • 6 = :30 6 =: 30
    • 7 = :35 7 =: 35
    • 8 = :40 8 =: 40
    • 9 = :45 9 =: 45
    • 10 = :50 10 =: 50
    • 11 = :55 11 =: 55
  3. 3 3
    If you need to know the time more specifically, some clock faces have four markers between each number . Jika Anda perlu untuk mengetahui waktu lebih spesifik, jam beberapa wajah memiliki empat penanda antara jumlah masing-masing. Each marker signifies an additional minute. Setiap penanda menandakan satu menit tambahan. If there are no markers, look at where between the numbers the long hand is pointing. Jika tidak ada spidol, melihat di mana antara angka-angka panjang tangan menunjuk. If it's it's before the halfway point, it's 6:31 or 6:32. Jika itu sebelum titik tengah, itu 06:31 atau 6:32. If it's after the halfway point, it's 6:33 or 6:34. Jika setelah titik tengah, itu 06:33 atau 6:34.
  4. 4 4
    Look to see if there is another hand that spins around or is moving quickly, that is the seconds hand . Lihat untuk melihat apakah ada tangan lain yang berputar atau bergerak cepat, yang adalah tangan detik. Some clocks don't have it, and in any case, it's optional whether to read the seconds hand. Beberapa jam tidak memilikinya, dan dalam hal apapun, itu opsional apakah untuk membaca tangan detik. If you'd like to read the seconds hand, read it like you read the minutes hand. Jika Anda ingin membaca tangan detik, membacanya seperti Anda membaca tangan menit. Each of the large numbers represents 5 seconds. Masing-masing dari sejumlah besar mewakili 5 detik. If the second hand is on the eight, then it's 8 x 5 or 40 seconds past the minute. Jika tangan kedua adalah pada delapan, maka itu detik 8 x 5 atau 40 menit terakhir.
  5. 5 5
    Put all the information together . Masukkan semua informasi bersama. If the short hand is between 7 and 8 and the long hand is on the 4 then it is 7:20. Jika tangan pendek adalah antara 7 dan 8 dan tangan panjang pada 4 maka itu adalah 7:20. If the third hand is on the 8, then it's 7:20 and forty seconds. Jika tangan ketiga adalah pada 8, maka itu 7:20 dan empat puluh detik.